Selasa, 27 April 2021

3 Bahasa yang Ingin Dikuasai



Yuhuuu udah hari ke-15.

(Akhirnya sampai juga di postingan ke-15 setelah nyicil 4 artikel telat posting).


Hari ini temanya membahas tentang bahasa yang ingin dikuasai. Bicara masalah bahasa, ada banyak banget bahasa di dunia ini dan nggak semua bahasa bisa ku pelajari karena keterbatasan waktu.


(Helehh, alibi lu hel, bilang aja males wkwk).


Dari sekian banyak bahasa aku paling tertarik menguasai 3 bahasa ini. Apa aja? Simak yuks!


  1. Bahasa Inggris

Bahasa pengantar internasional ini udah dari lama banget aku tertarik untuk mempelajarinya. Udah dari jaman SD dan sebagai bantuk nyata keseriusanku untuk mempelajari bahasa ini, aku belajar bersungguh-sungguh di sekolah dan selalu dapat nilai diatas 90 untuk mata pelajaran bahasa inggris. Sebagai penunjang lain untuk menambahkan kekayaan kosakata, aku juga suka dengar lagu dengan bahasa inggris, nonton film berbahasa inggris (masih tetap pakai subtitle tapi ya hehe).

Aku percaya, dengan kita menguasai bahasa inggris, minimal saat keluar negeri nggak nyasar karena udah ngerti beberapa kosakatanya.


  1. Bahasa Korea

Annyeong! Siapa yang jadi pengen belajar bahasa korea karena sering nonton drakor?

Yep, kalian nggak sendiri. Aku juga gitu kok. Soalnya ada beberapa kosakata bahasa korea yang sering terngiang-ngiang sehabis nonton drakor, seperti aigoo, eomma, appa, chingu, saranghae, dll.

Beranjak dari sana, kadang bisa kita temui beberapa drakor on going favorit kita yang subtitlenya masih belum keluar, padahal udah penasaran banget sama jalan ceritanya. Tapi ya mau gimana, kita nggak ngerti bahasa korea, terpaksa deh nunggu subtitlenya keluar dulu. Oleh karena itu, aku jadi pengen banget belajar bahasa korea. Minimal biar bisa ngerti duluan lah kalo lagi nonton drakor, TV show, dll. Syukur-syukur kalo bisa ke Korea Selatannya langsung. Hehehe.


  1. Bahasa Arab

Jadi pengen belajar bahasa Arab supaya bisa ngerti terjemahan isi Al-qur’an dan bisa membaca Al-qur’an sesuai makhrajnya. Sesederhana itu, tapi aku berharap bisa menjadi ladang pahala dalam rangka menuntut ilmu.


Demikianlah tulisan singkat ini berakhir, apapun bahasa yang ingin dikuasai. Semoga bisa memberi manfaat untuk kita pribadi maupun orang sekitar. Yah, mana tau kan kita bisa jadi guide wisata atau kita sendiri yang berkunjung ke negara dengan bahasa yang ingin kita kuasai tersebut.


Sampai bertemu di postingan selanjutnya.


Share:

Dalam 5 Tahun...


Dalam 5 tahun…
Aku selalu bingung dan ragu jika menjawab pertanyaan tentang masa depan. Rasanya lebih baik hidup mengalir seperti air bukan. Tanpa rencana, berjalan sebagaimana adanya.

Tapi badai tahun lalu mengubah pemikiran itu. Hidup tanpa rencana bukan langkah yang baik. Kita bisa saja kehilangan arah, kehilangan jati diri. Tersesat dalam ribuan obsesi diantara banyak hal. Sekarang aku mulai berbenah. Hidup mengalir itu nggak masalah, asal punya kendali untuk tetap pada jalur. Dan inilah target yang mau ku tuju dalam 5 tahun…

Menjadi seorang sarjana
Saat ini aku sedang menempuh pendidikan S1 di salah satu sekolah tinggi di kota ku. Bukan hal mudah untuk sampai ke titik ini, bahkan saat sudah sampai pun aku masih harus berjuang lagi dengan segala cobaan yang ada. Lain kali akan ku ceritakan pada postingan lain. Untuk itu, semoga dalam 2 tahun lagi aku sudah bisa menyelesaikan pendidikan.

Punya bisnis sendiri
Menjadi seorang pengusaha pasti akan ada banyak resiko. Target keberhasilan pun tentu nggak selalu berjalan mulus.
Tapi aku punya beberapa alasan kenapa mau menuju jalan itu dan sedang dalam perjalanan menuju kesana. Semoga diberi kelancaran sekalipun badai menerjang.

Traveling ke luar Kalimantan
Bagi si anak rumahan ini tentu jadi target dan sebuah pencapaian.
Semoga langkah yang ku jalani dalam 5 tahun ke depan membawa ku pada tempat impian.

Menjadi penulis
Obsesi dan mimpi sedari kecil. Semakin menua, semakin terasa tak mudah. Pantas saja para penulis cilik yang novelnya ku baca dulu sangat diapresiasi karena berhasil menerbitkan karya. Nyatanya memang nggak mudah. Aku nyesal dulu sempat ngatain novelnya receh wkwk
Sekarang kalo aku bisa menyelesaikan 30 hari challenge ini aja sudah jadi pencapaian besar, apalagi kalo aku bisa menelurkan sebuah buku. Makanya jadi penulis akan jadi salah satu target ku.

Okey, cukup segitu aja target 5 tahun yang akan ku bagikan disini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Masa depan, i'm coming!!!


Share:

7 Happiness




Sampai pada tulisan di hari ke-13 yaitu tentang 7 hal yang paling membuat bahagia.


Bicara tentang bahagia, aku mau disclaimer dulu nih, soalnya makna bahagia itu luas dan jawabannya akan selalu berbeda pada setiap orang. Untuk itu aku punya golden rules dalam kebahagiaan ini, yaitu :

  1. Jangan pernah membandingkan kebahagiaan mu dengan kebahagiaan orang lain,

  2. Berbahagia lah karena seseorang atau sesuatu, tapi jangan gantungkan sumber kebahagiaan itu padanya,

  3. Jangan pernah meremehkan hal yang kamu anggap sepele tapi mampu membuat orang lain bahagia.

  4. Bahagia itu ada karena merasa cukup dan bersyukur.

Kira-kira 4 hal itu yang menjadi landasan ku dalam menentukan kebahagiaan, mengingat definisi bahagia itu luas dan personal. Yah, bukan kah kebahagiaan itu kita sendiri yang merasakannya?

Dan karena tema menulis hari ini tentang 7 hal yang membuat ku bahagia, maka aku akan menceritakan 7 hal tersebut disini. Mari bercerita.


  1. Saat paket datang dan unboxing

Siapa yang excited waktu paketan datang??!? Hayoo cung tangan!

Paketnya datang aja udah excited, apalagi pas unboxing. Rasanya kayak dapat kado gitu nggak si? Padahal diri sendiri juga yang jajan.

Dalam sebulan, pasti minimal sekali aku ada jajan online. Self-reward ceritanya. Eits, bukan pemborosan berkedok self-reward yah. Aku emang punya budget sendiri untuk self-reward ini biar jadi penyemangat kalo lagi mulai males kerja wkwk


  1. Berbagi/memberi kejutan pada orang lain

Hal membahagiakan yang masih belum sering ku lakukan. Bukannya apa ya, cuma kadang aku suka awkward gitu mikirin gimana reaksinya orang-orang yang mau aku kasih sesuatu. Apalagi aku bukan orang yang ekspresif, jadi kalo tiba-tiba ngasih sesuatu gitu jatohnya kaya sok asik gitu nggak si. Huhuhu. Alhasil action aja belum, nyali udah menciut. Nggak jadi apa-apa. Dasar overthinker.

Tapi aku mensiasati semua ini dengan diam-diam. Aku lebih suka orang-orang nggak tahu kalo yang ngasih itu aku daripada harus di up. Kayak lebih leluasa aja gitu dan pas tahu orang yang aku kasih itu bahagia. Aku jadi ikutan bahagia. Hihi.


  1. Menghabiskan waktu dengan orang tersayang

Orang tersayang = Keluarga, pasangan, sahabat.

Buat yang bukan perantau aja menghabiskan waktu bersama mereka bisa membuat bahagia. Apalagi yang merantau, sekalinya bertemu pasti rasanya nggak bisa diungkapkan kata-kata.


  1. Diberi kepercayaan oleh orang lain

Pernah nggak kalian ada di posisi, cuma kalian yang diceritain rahasianya sama seseorang? Dan orang itu nggak pernah sama sekali cerita ke orang lain.

Berasa kayak jadi VIP gitu nggak si? Hehehe atau ini aku aja kali ya yang lebay. Tapi itu sih yang aku rasain pas ada di posisi itu. 


  1. Mencoba hal baru

Mencoba hal baru atau pergi ke tempat baru itu rasanya nano-nano banget. Apalagi pas H-1 nya, hampir nggak bisa tidur kalo aku mah wkwk

Dan pas udah ngerasain…

Kadang membahagiakan, kadang bisa juga mengecewakan sih. Tapi tentu saja akan jadi manis saat dikenang nanti. Eaaaaa.

Apaan sih, hel. Wkwk.

Pokoknya euforia ini hanya kalian yang merasakan sendiri tanpa bisa diungkapkan dengan kata-kata.


  1. Menyelesaikan tantangan

Kalian bisa bayangin nggak, gimana rasanya sampai garis finish setelah melalui perjalanan panjang dan terjal?

Wisuda setelah berjuang berbulan-bulan dengan skripsi, dapat kerja setelah sekian lama menanti. Ku rasa kalian ngerti lah ya gimana rasanya, karena emang bahagia itu hanya bisa dirasakan dan dibagi dengan orang yang tahu perjuangan kita. 


  1. Membaca jokes di sosial media

Hal receh yang bisa bikin aku ngakak nggak jelas cuma sesederhana ngeliat jokes/meme yang berseliweran di sosial media. Baik itu instagram, twitter atau yang lainnya.


Dan ya, berakhir sudah 7 hal yang membuat aku bahagia. Sebenernya ada banyak lagi sih, tapi karena keterbatasan waktu dan slot menulis hanya 7, jadi cukup segitu dulu aja yaww.


Jangan lupa bahagia.


Share:

Song For Your Mood




Hola, Helka kembali di postingan hari ke-12.


Ah, baru hari ke-12 kesibukan lain selain menulis sudah mulai menggentayangi. Deadline tugas kuliah, deadline kerjaan. Semoga aja itu nggak jadi alasan ku untuk menyerah dalam challenge ini, mari kita mengejar waktu.


Ditengah rutinitas yang padat, rasa jenuh tentu tak terelakkan. Aku sudah merangkum beberapa kegiatan yang biasa ku lakukan ketika jenuh dan ingin mencari sumber inspirasi disini.


Baca juga : Lagi Jenuh? Ini Cara Ku Untuk Recharge Diri


Salah satunya mendengar musik. Song for your mood, begitulah aku menyebutnya. Aku sendiri mendengarkan musik menyesuaikan dengan mood yang ada. Misal lagi galau masalah cinta, bukannya mutar lagu penyemangat, aku malah mutar lagu mellow. Tujuannya nggak lain biar lebih menikmati rasa galau wkwk


Selain itu aku juga suka mutar lagu-lagu lama. Nggak tahu sih, suka terlintas aja gitu di pikiran lirik potongan lagu yang pernah hits pada jamannya. Karena kangen, akhirnya aku putar lagi.


Aduh, kelamaan intro nih, langsung aja yuk kita lanjut ke 5 playlist song for your mood versi Helka.


  1. Hindia - Secukupnya

Lagu ini biasa ku putar kalo kerjaan kantor lagi padat-padatnya, buat reminder aja sih supaya jangan berlebihan. Secukupnya. Nggak memaksakan pekerjaan lebih dari kapasitas diri.

Awal tahu lagu ini juga gara-gara film NKCTHI, momentumnya pas banget aku lagi menghadapi quarter life crisis. Jadi lagu ini semacam lagu yang menyimpan memori tersendiri buat aku.


  1. Raiden x Chanyeol (ft. Lee Hi, Changmo) - Yours

Lagu yang nggak sengaja ku dengar waktu teman ku main tik tok. Temen ku loh ya yang main, bukan aku. Hehehe.

Kalo nggak salah, lagu ini sempat trending juga di youtube pas awal rilis, tapi aku nggak terlalu notice karena penyanyinya korea. Bukan nggak suka, tapi kalo aku nggak terlalu kenal sama penyanyinya jadi kayak lewat aja gitu.

Tapi emang bener kata pepatah yah, tak kenal maka tak sayang. Pas aku udah denger lagunya sesuka itu dong sekarang. Easy listening banget. Porsi rapnya juga pas, nggak mengganggu harmoni perpaduan para penyanyi lainnya. Suara Chanyeol yang emang udah bagus berpadu sama suara mbak Lee Hi bikin nih lagu jadi semakin sopan masuk telinga. Aku selalu mutar lagu ini kalo lagi bersantuy.


  1. Pamungkas - I Love You But I'm Letting Go

Galau mode on merapaatttt.

Aku suka banget sama lagu ini karena vibes galaunya berasa dari awal lagu sampai akhir. Kayak deep gitu.

Lagu ini biasa menemani aku ketika galau masalah cinta, tapi nggak selalu juga sih, kadang kalo lagi sepi gitu juga dapat feelnya meskipun aku nggak lagi galau juga. Karena suara Mas Pam selalu enak untuk menemani hari-hari ku. Etdaaah kayak apaan wkwk


  1. Blackpink - How You Like That

Look at you now look at me.. ah

Look at you now look at me.. ah

Look at you now look at me.. ah

How you like that..

Hayoo, siapa yang baca teks diatas sambil nyanyi?

Emang nggak diragukan lagi kalo semua lagu Blackpink musiknya enerjik dan membawa semangat. Nggak heran kalo sekali debut, lagunya pasti trending dimana-mana. Jadi nggak usah ditanya lagi lah ya, kenapa aku memasukkan salah satu lagu Blackpink ini jadi salah satu lagu penyemangat ku. Psstt, How You Like That hanya satu dari sekian banyak lagu Blackpink yang ku suka.


  1. Justin Bieber ft. Daniel Caesar, Giveon - Peaches

Beliebers is that you?

YES!!

Udah ngefans JB dari lama, waktu dia baru debut lagu 'Baby' dan sangat hits pada masanya. Sejak saat itu aku nggak pernah absen untuk mengikuti setiap perkembangannya. Bisa dibilang lagu-lagunya JB ini menemani hari ku dari awal masa pubertas sampai sekarang. Tapi aku bukan fans adiktif yang mencurahkan seluruh waktu ku hanya untuk penyanyi satu ini.

Ya nggak tahu juga sih ya, kayak cocok aja gitu semua lagunya JB ini di telinga ku. Jadi sekedar sampai itu aja.

Bahkan sampai si JB udah setua ini, suara khasnya tetap nggak berubah banyak. I still love him and his song!


Oke gaes, segitu dulu aja yang bisa ku ceritakan dalam tema song for your mood kali ini. Babayy.


NB. cepet-cepet closing karena ngejar tulisan hari berikutnya wkwk.


Share:

Lagi Jenuh? Ini Cara Ku Untuk Recharge Diri




Hai, hai! Masih dalam rangkaian challenge BPN Ramadan 2021, hari ini mengangkat tema tentang sumber inspirasi ketika lagi jenuh.


Hayooo, siapa yang lagi jenuh?? Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, dimana kegiatan masih lebih dianjurkan untuk dilakukan di rumah. Suasana dan kegiatan di rumah yang itu-itu aja tentu akan menjadi pemicu stres dan kejenuhan. Bukan hanya itu, terjebak dalam rutinitas juga bisa jadi salah satu sumber jenuh. Seperti yang biasa terjadi pada ku. Hmm.


Untuk itu, di tulisan kali ini aku akan menjabarkan apa aja yang bisa dilakukan untuk mengatasi kejenuhan. Kalian juga bisa sharing di komentar tentang mengatasi kejenuhan versi kalian. Mari saling berbagi!


  1. Membaca buku

Dalam rangka membuat rasa jenuh jadi berfaedah, aku biasanya membaca buku. Non-fiksi untuk membuka pandangan/pikiran dan fiksi untuk menyegarkan imajinasi. Apalagi kalau ceritanya uwuu, tambah segar imajinasi ku membayangkannya wkwk


  1. Mendengarkan musik

Kegiatan ini biasanya ku lakukan di sela-sela pekerjaan, terutama pekerjaan yang padat dan monoton. Membosankan sekali. Saat itu lah musik terasa seperti angin segar yang memberi hawa nyaman. Aku jadi seperti melalui rutinitas dengan rasa yang berbeda.


  1. Nonton film/drakor

Kegiatan ini biasa ku lakukan ketika memiliki waktu yang cukup panjang. Saat weekend (dan tidak ada jadwal kuliah) misalnya. Aku bisa maraton nonton drama korea atau nonton film yang sudah dari lama masuk dalam watching list ku.

Menurut ku, menonton film/drakor seperti melihat sisi lain dari kehidupan. Melihat latar, jalan cerita si tokoh, seperti 'refresh' dari rutinitas yang biasa ku jalani.


  1. Bersih-bersih

Ehm, bukan sok rajin nih ya. Kadang aku kalo udah gabut banget dan ngeliat ada sesuatu yang ngga enak dipandang bawaannya pengen ngerapihin. Atau ada satu spot yang berantakan, yang udah pengen aku rapihin dari lama tapi terhalang kesibukan. Begitu ada kesempatan, langsung action. Ada kepuasan tersendiri kalo ngeliat ruangan itu rapi dan bersih. Akunya juga jadi nyaman stay disitu.


  1. Mager Mode On

Ketika segala kegiatan sudah terasa menjenuhkan, aku cuma bisa diam. Nggak ngapa-ngapain. Rebahan sambil mandangin langit-langit kamar itu asik loh. Kita bisa sambil merefleksikan diri. Tentang semua yang sudah terjadi dan yang dilalui. Disitu kadang muncul hal-hal kecil yang selama ini terlewat dan dari hal kecil itu lah aku bisa menemukan diri ku sendiri. Perlahan. Dan begitu merasa cukup,

Tapi dalam mode kayak gini juga bisa jadi akar overthinking kalo nggak pandai mengendalikan pikiran. 


Begitulah 5 cara ku dalam mengatasi kejenuhan. Lebih dan kurangnya semoga bisa jadi referensi juga bagi kalian yang sedang mengalami kejenuhan. Hanya ini yang dapat aku sampaikan, sampai bertemu di postingan selanjutnya.


Share:

Kamis, 22 April 2021

[Rekomendasi] 5 Buku Favorit Helka


Hai, hai. Memasuki hari kesepuluh tema yang dibawakan adalah tentang 5 buku favorit. Waaa, pas banget aku suka baca buku dan semoga 5 buku yang akan ku ceritakan ini bisa menambah referensi kalian dalam memilih buku ya. Let's check this out!


  1. Hujan - Tere Liye

Ini buku pertama dari Tere Liye yang ku baca. Sebelumnya udah sering banget lihat dan dengar nama 'Tere Liye' di akun quotes galau. Ku kira selebgram/influencer taunya penulis dan karyanya udah banyak banget. Hm, kemana aja aku.

Buku Hujan ini bercerita tentang Lail dan Esok yang bertemu saat bencana alam dan hampir akan berpisah juga karena bencana yang mengancam bumi. Selama itu, banyak yang terjadi diantara mereka sampai pada suatu titik Lail memutuskan ingin menghapus semua ingatannya tentang Esok.

Alurnya maju mundur tapi dengan bahasa yang ringan kita dapat berimajinasi dengan mulus. Aku aja sampai berharap supaya buku ini bisa difilmkan karena saking terasa nyatanya jalan cerita yang dibangun. Meskipun juga memuat aspek ilmu pengetahuan dan lingkungan tapi bumbu percintaan antara Lail dan Esok bikin gemes sekaligus greget pengen cepet tahu endingnya. Wkwk.

Buat kalian yang penasaran dan lagi pengen baca novel sci-fi, aku sangat merekomendasikan buku ini.



  1. Aku, Kamu, Samudera dan Bintang-bintang (sekuel 5 cm) - Donny Dhirgantara

Yuhuuuu, siapa yang penasaran kenapa Riani akhirnya bisa nikah sama Zafran?? Padahal Riani kan deketnya sama Genta. Di buku ini akan menjawab semuanya. Tentang kisah cinta segitiga antara 3 sahabat.

Merupakan sekuel dari buku pendahulunya yaitu 5 cm, buku ini menceritakan perjalanan 5 sahabat setelah pendakian Mahameru. Jika buku 5 cm lebih berfokus pada impian dan cita-cita, maka buku Aku, Kamu, Samudera dan Bintang-Bintang lebih menceritakan tentang pencarian jati diri, tujuan hidup, dan buat yang lagi ngerasa ada di fase quarter life crisis aku sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Pencerahannya dapat banget meskipun maknanya tersirat melalui karakter dalam buku ini.

Selain itu nggak lupa, 5 sahabat juga akan melakukan perjalanan lagi. Perjalanannya kemana? Beli bukunya aja deh, biar nggak penasaran hihi. Nggak kalah seru dari Mahameru, dijamin. Aku aja bacanya juga berasa ikut perjalanan mereka. Ah, rekomen sekali.


  1. Bukannya Malas, Cuma Lagi Mager Aja - Dancing Snail

Sebuah buku pengembangan diri terjemahan dari Korea Selatan ini dari segi judul aja udah relate banget sama jalan ninja ku. Ya apalagi kalau bukan rebahan.

Buku ini bukan menyuruh kita untuk keep mager & stay rebahan, tapi lebih memberikan pemahaman bahwa nggak apa sesekali nggak jadi produktif, nggak apa sesekali berhenti dari segala rutinitas yang menjenuhkan. Terkadang kita memang perlu berhenti untuk melihat lebih dalam pada diri sendiri, mengevaluasi langkah yang sudah berjalan sampai sejauh ini. Dengan begitu kamu akan lebih memahami diri mu dengan baik dan lebih menghargai diri sendiri.

Akan ada banyak ilustrasi yang kalian temukan di buku ini, jadi nggak bakal membosankan. Psst, fun factnya karena si penulis sendiri aslinya adalah seorang ilustrator. Jadi udah nggak mengherankan ya.


  1. Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa - Alvi Syahrin

Salah satu buku yang menemani ku di fase quarter life crisis. Kalian bisa baca reviewnya disini.

Buku ini memberikan pandangan bahwa kehidupan akan selalu berputar, jadi ketika berada di titik terendah langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan memasrahkan semuanya kepada Allah dan tetap berikhtiar. Tidak apa jika saat ini kita belum berada pada titik yang kita impikan asal jangan sampai berputus asa dari rahmat Allah.

Selain itu buku ini juga menyadarkan ku bahwa tidak semua 'sepatu' cocok dengan kaki kita. Tidak semua kehidupan yang kita lihat ideal akan cocok dengan kondisi kita, untuk itu tetaplah jadi diri sendiri dan terus berproses. Tolak ukur kehidupan itu bukan dengan membandingkan diri mu dengan orang lain, tapi bandingkan diri mu yang sekarang dengan diri mu sebelumnya. You will find it!

Intinya teruslah berproses menjadi versi terbaik dari diri mu sendiri.



  1. Cerita Horor Kota (Omnibook) - Dwita Sari, dkk

Buku ini ku baca di deretan buku koleksi tempat ku prakerin dulu. Jadi bukan punya ku sendiri hehehe.

Selama prakerin, kalau lagi nggak ada kerjaan aku biasanya baca buku dan ini buku favorit ku. Selalu ku baca berulang-ulang. Buku Cerita Horor Kota merupakan kumpulan cerpen dari Dwita Sari dan para pemenang sayembara menulis yang diadakan sendiri oleh Dwita. Isinya berupa kisah horor endemik pilihan dari seluruh kota di Indonesia. Buat penyuka cerita horor, aku sangat merekomendasikan buku ini. Isinya nggak ngebosenin, rasa takut, tegang dan penasaran beradu jadi satu saat kalian membaca buku ini. Ah, pokoknya candu.


Demikian lah buku yang aku rekomendasikan untuk kalian baca. Semoga bisa sukses menambah wishlist buku yang akan kalian beli yah hehehe. Sampai jumpa di postingan berikutnya!


Share:

4 Barang Wajib di Tas Helka




Kembali lagi dengan Helka di hari ke-9 yang membahas tentang barang wajib dibawa saat bepergian. Disini aku akan menyebutkan 4 barang yang selalu ku bawa didalam tas ku, apa aja itu? Yuk kepoin!


  1. Telepon Genggam

Siapa disini yang pasti ngambil balik ke rumah kalau handphone-nya ketinggalan? Yok cung tangan!

Termasuk aku. Udah bukan hal aneh lagi sekarang, HP seakan jadi kebutuhan bagi setiap individu. Fungsi yang awalnya hanya sebagai alat komunikasi juga meluas yaitu sebagai sarana hiburan. Makanya kayak berasa hampa aja gitu, kalau kemana-mana nggak pegang handphone. Berasa mati gaya wkwk


  1. Dompet

Meskipun pembayaran digital mulai berkembang, tapi tetap aja masih belum mencakup semua lini. Untuk itu peran dompet masih sangat diperlukan dan pasti akan selalu dibawa kemana aja sebagai tempat penyimpanan uang atau kartu. Makanya dompet termasuk barang wajib di dalam tas.


  1. Lip cream

Karena aku nggak suka ribet tapi pengen tetap cantik, aku cuma bawa si lip cream ini sebagai perwakilan make up agar membuat penampilan ku tetap on.

Bentuk lip cream yang selalu mungil membuat ku mudah menyelipkannya di dalam tas. Jadi nggak ada alasan buat nggak membawa si lip cream.


  1. Hand Sanitizer

Namanya sekarang musim pandemi yah, sebagai bentuk pencegahan dari covid-19 aku mengupayakan agar selalu memasukkan hand sanitizer ke dalam tas. Antisipasi aja kalau kita mau pergi ke suatu tempat tapi nggak ada tempat cuci tangannya. Mari mulai menerapkan kebiasaan baru.


Segitu aja sih barang wajib yang ada di tas ku. Sedikit ya? Iya, karena aku sukanya simpel dan nggak mau ribet. Hehehe. Sekian dulu ya postingan hari ini. Sampai bertemu di postingan besok.


Share:

Senin, 19 April 2021

My 5 Bucket List


Yeay, kita sudah memasuki tema menulis di minggu kedua. Hari ini aku akan bercerita tentang 5 tempat liburan favorit.

Eh, apa tadi tempat liburan favorit?


Hm, aku jadi berkecil hati. Selama 22 tahun hidup di dunia, bisa dihitung jari berapa kali aku liburan keluar kota. Sekalinya libur keluar kota pun paling mentok ke Banjarmasin. Tapi pernah juga sih, sekali ke salah satu kota di provinsi tetangga. Udah gitu doang, selain itu nggak ada. Bahkan sampai hari ini aku belum pernah menginjakkan kaki keluar dari Pulau Kalimantan.


Makanya aku seneng banget kalo liat video youtube orang yang lagi traveling, biar ikut jalan-jalan online juga ceritanya. Selain itu aku juga suka baca buku yang isinya tentang kisah traveling. Aku jadi bisa bayangin rasanya jadi dia, melihat semuanya dengan sudut pandang yang disajikan si penulis. Aku seperti merasakan jadi dia.


Terutama saat aku baca buku Bucket List-nya Pandu Waskitha aka Backpacker Tampan tentang perjalanannya keliling negara di Asia Tenggara dan ke India dengan budget yang minim. Itu bikin aku speechless banget, aku kayak mikir, ada ya orang seberani itu?


Aku jadi membenarkan kata Bung Fiersa Besari, semua orang punya uang, semua punya waktu, tapi nggak semua orang punya keberanian.


Jadi ya begitulah, karena minimnya cerita ku tentang tempat liburan dan terinspirasi juga dari buku Bucket List, maka di tema kali ini aku akan membahas tentang top 5 bucket list tempat liburan impian yang semoga saja suatu saat akan terkabul. Aamiin. 


Pertama, Gunung Bromo

Kalau ngeliat postingan orang-orang, kayak mudah gitu mereka kesini ya. Aku juga pengen banget kesini dan yang paling ku ingin itu ngeliat sunrise di Gunung Bromo. Aku pengen banget ngerasain sensasi melihat matahari terbit langsung. Ya setelah selama ini aku selalu melewatkan terbitnya matahari karena bangun kesiangan wkwk

Selain itu aku juga pengen ke Jatim Park dan tempat wisata lain di Malang. Apapun yang seru disana, aku pengen kesitu.


Kedua, Lombok

Aku masih belum punya tempat spesifik untuk didatangi sih. Yang aku tahu, aku cuma pengen ke pantai dan Lombok punya banyak pantai cantik, makanya aku pengen kesana. Teman-teman punya rekomendasi pantai cantik di Lombok? Atau ada lagi wisata pantai cantik selain di Lombok? Mari bertukar cerita di kolom komentar ya.


Ketiga, Bandung & Yogyakarta

Pengen ke Bandung karena mau lihat kebun teh, terus ke Observatorium Boscha, ke peternakan susu, liburan ala pedesaan pokoknya.

Terus aku juga pengen ke Yogyakarta, pengen lihat Candi Borobudur, Gunung Merapi, dan tempat ikonik lain disana.


Keempat, Korea Selatan

Aigoo, siapa yang pengen kesini gara-gara sering nonton kdrama? Cung tangan!

You are not alone, karena aku juga jadi terobsesi pengen kesini. Kemana aja deh terserah, asal ke Korea Selatan. Eh tapi jangan gitu juga sih ya, nanti malah terdampar ke daerah terpencilnya baru tahu rasa wkwk

Nanti lah aku cari lagi untuk spesifiknya, sementara Korea Selatan udah masuk dalam Top 5 Bucket List ku.


Kelima, Jepang

Negeri asal Doraemon dan Chibi Maruko-chan ini udah jadi bucket list ku dari lama banget. Kenapa pengen kesana? Ya nggak lain karena pengen ke Taman Doraemon. Terus aku juga pengen ke Disneyland Jepang dan nggak lupa mau lihat Gunung Fuji secara langsung juga. Aih, semoga bisa terwujud.


Sebenarnya masih ada banyak tempat liburan impian yang pengen aku kunjungin, tapi yang paling pengen ya ke-5 itu dulu. Semoga bisa terwujud yah. Menurut ku dalam traveling ini kita nggak cuma modal duit dan waktu, tapi juga mental dan keberanian. Saat kita mampu menaklukan itu semua, u can do.


Sekian dari aku, sampai bertemu di postingan besok!

Share:

Target Tahun 2021




Seharusnya tulisan ini ku tulis diawal tahun tadi, tapi selalu nggak sempat. Kepikiran sih, sama apa yang mau dicapai, tapi nggak ketulis. Beruntung tema hari ini membahas tentang target yang ingin dicapai di 2021. Jadi, langsung aja yuk!


Ingin punya online shop dengan brand sendiri

Jadi aku hobi merajut, sudah cukup banyak karya rajut yang ku buat. Tapi aku belum pernah berani publish karya itu dan speak up ke orang-orang kalau aku bisa merajut. Paling mereka cuma tahu pas kebetulan lihat hasil rajutan yang ku pakai.

Dan sekarang karya rajut ku makin banyak, aku jadi kepikiran pengen jualin. Tapi masih nggak pede gitu. Tapi pas lihat ada yang juSeharusnya al produk rajutan juga di IG dengan brand sendiri dan packaging yang ciamik bikin aku pengen kayak gitu juga.

Aku sampai beli semua bahan & packaging, bikin ig jualan, mikirin konsepnya, biar aku lebih pede sama produk yang akan aku jual. Tapi sampai sekarang aku masih belum berani jualin produk ku. Huhu. Kadang ribet juga kalo jadi orang yang terlalu pemikir, apa-apa jadi sulit untuk memulai. Hmm...

Untuk itu, aku menetapkan target agar tahun ini bisa segera launching. Doain yah.


Ingin kembali aktif di dunia blog

Setelah melewati hari-hari berat, ku rasa aku siap kembali ke dunia blog dengan membawa cerita baru. Eaaaaa. Udah kayak inspiratif aja.

Tapi bener deh, aku pengen blog ini kembali hidup. Aku kangen berkompetisi lewat lomba blog, membenahi blog, meningkatkan kualitas menulis, dan membalas komentar dari pembaca blog yang nggak seberapa banyaknya ini wkwk

Aku kangen sensasi deg-degannya menunggu pengumuman lomba dan kalau menang akan ada paketan datang atau rekening yang terisi. Hihi aku rindu sensasi itu dan cukup untuk ku sejenak melupakan riwehnya rutinitas.

Semoga dengan kembali ikut challenge ini aku bisa menghidupkan kembali jiwa menulis ku.


Menghabiskan minimal 1 buku bacaan dalam sebulan

Aku kesal, aku lebih boros dalam membeli buku tapi cukup sulit untuk memahami & nilai-nilai yang terkandung dalam tiap buku. Aku selalu beralasan tidak punya cukup waktu, padahal nyatanya aku yang tidak menyempatkan. 

Untuk itu, aku ingin menetapkan target agar bisa menghabiskan minimal 1 buku bacaan dalam sebulan dan semoga insight yang aku dapatkan dari buku tersebut bisa ku terapkan dalam kehidupan nyata. Jadi nggak cuma baca buku aja habis itu udah. Hm, semoga ini benar-benar bisa berjalan.


Ingin menemukan diri sendiri

Sejak mengalami fase quarter life crisis, aku jadi mulai sering mempertanyakan pada diri sendiri tentang apa yang ku inginkan, apa yang ingin ku lakukan, dan semua pertanyaan lain kepada diri ku sendiri. Dengan kata lain, aku ingin lebih memperhatikan dan menyayangi diri sendiri.

Pokoknya aku ingin hidup yang lebih sadar dengan apa yang ku lakukan supaya bisa menemukan life purpose tapi tetap pada jalur peduli dengan diri dengan tidak keluar dari batasan.


Ya kurang lebihnya begitu lah target yang ingin ku capai di tahun ini. Semoga bisa tercapai semua ya. Fighting!


Share:

5 Serial TV Favorit Helka




Wah udah memasuki hari keenam aja ya, hari ini temanya tentang 5 serial TV Favorit. Sebenarnya sekarang aku udah jarang banget nonton TV, sekalinya nonton TV paling kalau udah nggak ada pilihan lain. Makanya top 5 serial TV favorit aku ini kebanyakan yang dulu dulu aja. Langsung aja yak!


  1. Kepompong

Siapa yang masih ingat sama geng de'Rainbow? Iyap, serial ini seru banget. Bercerita tentang persahabatan 5 anak SMA bernama Indra (satu-satunya anggota cowok di geng ini), Chaca (si tomboy), Tasya (si biasa aja), Beby (si centil) dan Helen (si kutu buku). 

Tayangnya pas sekitaran aku SD, tapi lupa juga sih kelas berapa. Berkat film ini, di sekolah aku jadi sok-sokan bikin geng de'Rainbow ala anak SD wkwk


  1. Disini Ada Setan

Film horor yang selalu ku tunggu karena dulu itu cuma tayang satu minggu sekali setiap senin malam. Bercerita tentang petualangan Sashi yang punya indra keenam & kawan-kawannya dalam mengungkap misteri penampakan setan yang ditemuinya.

Film ini meskipun horor tetap dibumbui dengan kisah percintaan dan komedinya juga ada. Jadi nggak ngebosenin buat ditonton.


  1. Jungkir Balik Dunia Sissy

Bercerita tentang Sissy si anak manja yang hidupnya berubah 180 derajat. Episodenya nggak banyak banget karena ini cuma mini series, tapi aku tetap suka. Ceritanya nggak ngebosenin, bahkan sampai sekarang aku masih suka keinget sama serial ini.


  1. Heart Series

Dulu pas film heart lagi boomingnya dan akan muncul dalam bentuk series. Aku seneng banget. Apalagi pas tahu Rachel diperanin sama Yuki Kato. Cute abis. Terus yang jadi Farel juga ganteng (dih, apaan nih wkwk)

Aku cuma nggak suka sama Luna, si penganggu hubungannya Rachel-Farel meskipun dia niatnya ngga begitu. Tapi emang harus gitu sih ya jalan ceritanya biar episodenya panjang.

Di series, ceritanya lebih panjang, fresh dan konfliknya juga berwarna. Cocok banget jadi tontonan bocil SD jaman dulu. 


  1. Ikatan Cinta

Sinetron yang lagi hits nih, aku ngikutin juga dong. Saking addictnya, aku suka stalking official IG sinetronnya buat liat teaser yang akan datang.

Aku juga nggak ngeh sama sinetron ini awalnya, ngikutin pun baru ditengah-tengah karena emang jarang nonton TV. Jadi suka itu gara-gara sering banget dengar soundtrack Tanpa Batas Waktu yang sering muncul selama sinetron berjalan. Aku penasaran dong, ini emak di rumah lagi nonton apa kok lagu itu ada terus. Setelah ditonton ternyata seru, sampe bikin candu. Pemeran antagonisnya cuma satu, tapi konfliknya adaaa aja terus dan selalu bikin penasaran. Wajar aja sih, kalau sinetron ini hits.


Udah sampai penghujung tulisan aja nih, segitu dulu aja ya postingan hari ini. See you di tulisan besok!


Share: