Tips Ciptakan Kenangan Manis Bersama Ibu Menggunakan Paket Internet Cepat


Nggak terasa ya sudah hampir di penghujung tahun 2022 dan memasuki bulan Desember. Meski bulan Desember terkenal dengan hari raya Natal dan Tahun Baru, ada begitu banyak hari besar nasional maupun internasional lainnya yang dapat kita peringati bersama. salah satunya adalah Hari Ibu.

Entah kenapa setiap ingat mau masuk bulan Desember aku langsung notice kalau, "oh iya bulan ini ada Hari Ibu mau bikin sesuatu apa ya nanti?" Mungkin karena banyak orang yang memanfaatkan paket internet cepat di rumah yang membagikan momen dan ucapan untuk ibu di akun-akun media sosial mereka.

Kalau aku pribadi sih, karena ibu sebegitu pentingnya buat aku. Dan supaya Ibu juga merasa spesial, berikut ada beberapa tips yang patut dicoba untuk memberikan kenangan manis di Hari Ibu dan ini bisa menjadi momen akhir tahun penuh kebahagiaan yang nggak bisa beliau lupakan. Apa saja itu? Mari kita simak, dan jangan lupa pastikan modem wifi rumah beroperasi tanpa kendala!


  1. Memasak Menu Baru Bersama

Masak bareng Ibu? Bisaa, tapi kalau menunya yang biasa Ibu masak apa ngga terasa biasa aja? Jatuhnya kayak kita belajar masak sama Ibu, nggak sih?

Kenapa nggak mencoba hal baru? Yang kamu sama Ibu belum pernah buat? Nggak usah bingung nyari resepnya, Menggunakan paket internet cepat di rumah ada banyak kok informasi resep masakan enak  dengan bahan yang mudah ditemui di sekitar. Pasti seruuuu..

Syukur-syukur kalau enak, kan bisa recook lagi tapi kalau ngga enak… siap-siap dimarahi hahahaha.

Semoga nggak deh ya, asal video resep masakannya berjalan lancar dan nggak ngelag pasti kegagalan ini dapat diminimalisir, karena kita paham betul langkah-langkah pembuatannya. Makanya kita perlu paket internet cepat untuk mendukung kegiatan ini. 


  1. Sediakan Waktu Khusus untuk Ibu

Siapa yang setelah sibuk kuliah atau bekerja jadi lupa quality time sama keluarga? Terutama sama Ibu. Hayoloh.

Maka sesungguhnya sangat wajib bagi kalian untuk mengosongkan jadwal dan menyediakan waktu khusus untuk Ibu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan, misal pergi ke spa bareng, belanja bareng, nggak perlu ke mall juga ke pasar pun masih oke. Atau nonton drakor menggunakan paket internet cepat di rumah bersama-sama.

Opsi lainnya, bisa juga karaokean di rumah. Kebetulan IndiHome memiliki layanan karaoke dengan segudang lagu yang tersedia. Produk milik Telkom Group tersebut juga menyediakan layanan nonton streaming, seperti Netflix, Viu, Disney+ Hotstar, dll. Pasti akan lebih hemat lagi, karena nggak perlu keluar duit banyak buat nonton film dan karaokean diluar. Tinggal sediain cemilan, terus nonton atau karaokean deh. Hihi, asyik kan?

Tapi.. gimana buat yang lagi merantau?

Tenang aja, kalian bisa video call Ibu dan keluarga di rumah sambil menceritakan apa yang terjadi di hidup mu akhir-akhir ini. Nggak perlu takut atau malu, karena pada dasarnya Ibu juga menantikan cerita-cerita mu. Jangan lupa pakai paket internet cepat ya biar video call nya lancar bebas hambatan.


  1. Beri Hadiah Untuk Ibu

Siapa yang nggak senang kalau dikasih hadiah? Cungg!!

Sebagaimana kita yang senang dapat hadiah, Ibu pun begitu. Referensi hadiah yang bisa kamu berikan antara lain buket bunga, daster, set gamis, tas, sendal modis, perhiasan, produk makanan/minuman kesehatan, atau paket internet cepat dari IndiHome.

Tipsnya cukup sesuaikan dengan kebutuhan, kepribadian Ibu dan budget mu ya. 


  1. Foto Studio Bersama

Kapan terakhir kali kamu berfoto dengan Ibu? Saat wisuda? Saat acara kondangan sepupu?

Hm, bagaimana jika kita jadikan Hari Ibu ini sebagai momentum untuk mengabadikan foto bersama Ibu dan keluarga di studio foto. Tentu hasilnya akan terasa personal dan manis sekali. Bagus juga untuk dipajang di dinding atau sosial media. Jangan lupa beri caption tentang betapa berartinya mereka di hidup mu dan pastikan upload dengan paket internet cepat supaya kamu bisa upload tanpa kendala.


Demikian 4 cara paling berkesan yang bisa kamu lakukan dalam merayakan Hari Ibu di bulan Desember nanti. Meskipun pada dasarnya setiap hari kita tetap harus berbakti dan hormat pada Ibu dan Ayah, tapi mari kita jadikan Hari Ibu sebagai puncak momen membahagiakan bagi mereka. Sekalian praktikan beberapa tips diatas yaa, sekian dari akuu.. see you.

Pengalaman Pertama Kali Pakai Menstrual Cup


Pengalaman pertama kali pakai menstrual cup, sebelum cerita panjang lebar, aku mau disclaimer dulu kalo cerita ini murni pengalaman ku sendiri dan tak berniat menyudutkan/menjelekkan pendapat atau pihak manapun yang terkait dengan postingan ini. Semuanya kembali lagi ke perspektif masing-masing.

Menstrual cup, apa itu?

Dikutip dari alodokter.com, Menstrual cup adalah produk pengganti pembalut yang berbentuk corong dan terbuat dari karet atau silikon. Berbeda dengan pads atau tampon, menstrual cup hanya berfungsi menampung darah menstruasi, bukan menyerapnya.


sumber: halodoc.com


Alasan ingin mencoba menstrual cup 

        Karena aku ingin menerapkan gaya hidup peduli lingkungani. Salah satunya dengan mengurangi sampah pembalut dan beralih ke menstrual cup. Dulu aku masih takut mencoba, karena belum pernah sama sekali memasukkan benda asing ke bagian ‘itu’. Dan begitu sudah menikah, aku tidak akan menunda lagi untuk mencoba menstrual cup.

       Review dari beberapa produk menstrual cup yang beredar di marketplace pun ku cari. Standar ku, jangan terlalu murah (aku takut kualitasnya buruk) tapi juga jangan terlalu mahal (tentu saja karena menyesuaikan isi kantong hehe). Akhirnya, pilihan ku jatuh pada menstrual cup harga 180 ribuan. Review pembelinya juga bagus.


Hari pertama

        Aku mencobanya setelah mandi dengan posisi setengah jongkok, aku melipat menstrual cup ini dengan teknik seven fold. Masuknya lumayan mudah, karena aku sendiri memasangnya dengan relax dan yakin. Benar-benar keyakinan dan relax adalah kunci, karena kalau ragu-ragu dan nggak relax malah jadi susah masuk. Dirasa udah masuk dan terbuka di dalam, aku pun memulai hari dengan riang. Hahaha apaan dah.

sumber: sehatq.com

Tapi baru istirahat makan siang, aku merasa lembab, segera aku lari ke kamar mandi. Benar saja, si ‘tamu bulanan’ bocor sedikit. Aku pun mengecek mens cup, siapa tau penuh. Kan hari pertama.

Saat mencoba mengeluarkan menscup untuk pertama kali, sangat tricky. Rasanya miss v seperti divakum kemudian ditarik keluar. Tidak nyaman sekali. Setelah berhasil keluar, ku lihat isi menscupnya tidak penuh. Bahkan sampai setengahnya pun tidak. Rupanya cara ku menempatkan mens cup tadi yang tidak tepat. Aku pun memperbaiki letaknya kembali dan melanjutkan aktivitas.

Setelah drama menscup bocor. Aku tidak merasakan apa-apa lagi, selain merasa kurang nyaman dengan tangkai ujung bawah menscup yang berfungsi untuk menarik menscup keluar ini. Rasanya seperti ada yang mengganjal. Aku pun inisiatif untuk memotongnya. Oh iya, aku juga mencari cara yang tepat untuk mengeluarkan mens cup supaya tidak sakit. Hari pertama pun berlalu dengan banyak pengetahuan.


Hari kedua

       Udah mulai terbiasa, meskipun sedikit tricky dengan proses melepaskan dan memasukkan si menscup. Selain itu, masih merasa kurang nyaman juga dengan ujung menscup :(


sumber: lifestyle.kompas.com


Hari ketiga

        Yeay, aku sudah terbiasa dengan mens cup, menurut ku ini praktis. Hanya saja, saat duduk aku masih kurang nyaman dengan ujung tangkainya, padahal sudah ku potong. Rasanya seperti ujung tangkai itu masih menonjol keluar, padahal pas di cek tidak ada. Aku sampai bolak-balik kamar mandi untuk memastikan lagi posisinya.


Hari keempat

        Selama masa menstruasi dengan light flow, aku full siang-malam pakai mens cup dan dilepas hanya saat mandi. Tapi sore itu, ketika aku melepas mens cup. Rasanya plong sekali. Sebelumnya aku merasa seperti panas dan gatal di pintu masuk miss v.

      Jujur, beberaoa hari ini aku terganggu dengan ujung menscup. Padahal ujungnya sudah ku potong sedemikian rupa. Jika ku potong lagi, akan makin susah untuk ku mengeluarkan si menscup.


Aku ingin kembali

        4 hari penuh bersama mens cup memberi ku pengalaman baru. Di satu sisi, aku merasa nyaman karena praktis dan nggak merasa lembab lagi tapi di sisi lain jika terus ku pakai, aku malah merasakan reaksi seperti alergi. Dilema.

     Tapi aku nggak berani mengambil resiko. Dengan sangat terpaksa, mulai hari ini aku kembali beralih ke pembalut. Setidaknya meskipun lembab, aku tidak merasakan sensasi gatal dan panas seperti ini huhuhu. *efek jera ceritanya*


Pada akhirnya…

        Dari semua yang telah ku alami, sesuatu yang cocok bagi orang lain belum tentu cocok untuk diri sendiri. Tapi nggak apa-apa karena aku sudah mencoba.

     Buat kalian yang masih parno pakai menstrual cup karena membaca cerita ini, jangan diambil patokan tok juga ya. Reaksi tubuh setiap orang dalam merespon sesuatu pasti berbeda dan cocok-cocokan.

    Cerita ku ini hanya sebagai referensi, kalau ada loh ternyata orang yang nggak cocok pakai menscup. Di media lain, saat aku mencari referensi juga, banyak sekali orang yang cocok pakai menscup. Malah mereka jadi lebih baik dan terbantu dengan menscup. So, bijaklah dalam mengambil sikap gaes.

Liburan Singkat di Banjarbaru

Beberapa waktu lalu, aku menghabiskan waktu cuti untuk liburan ke luar kota. Tidak jauh-jauh, hanya di Banjarbaru. Sebetulnya agenda utamanya cuma pengen nonton Dr. Strange: Multiverse of Madness, tapi sayang juga sudah jauh-jauh kesini masa cuma ke bioskop. Lagipula masih ada waktu 3 hari.

Karena persiapan liburan ini dadakan, kami tidak sempat menyusun itinerary dengan baik dan terorga    nisir. Kalo kata suami, "yang penting nonton Dr. Strange, sisanya serahkan sama teman ku yang ngekos disana."


Aku pun oke-oke aja. Anak kuliahan kan pasti punya banyak referensi tempat wisata, pikir ku.


Hari pertama, tentu saja dihabiskan dengan perjalanan yang memakan waktu hampir 5 jam dengan kendaraan roda dua dari Tanjung. Itu pun kami berangkat pagi-pagi buta, supaya pas jalanan lengang agar lekas sampai. Malamnya kami nonton di bioskop, sesuai rencana awal.

    

Selesai nonton, aku membuka percakapan tentang rencana perjalanan selama beberapa hari ke depan ke teman suami. Tapi jawabannya membuatku sedikit panik, "kalo tempat wisata aku kurang tahu, jarang jalan soalnya. Kalo kalian maunya kulineran enak tapi hemat, ayok lah sama aku."


Deg! Aku langsung bertatapan dengan suami. Seolah sepemikiran, jadi besok kita mau kemana?


Sesampainya di hotel tempat kami menginap, aku langsung searching di internet. Sat set sat set, ketemu beberapa referensi tempat wisata. Jaringan disini lancar jaya pula karena pakai IndiHome. Akhirnya aku bisa bernafas lega.


Biar nggak kayak aku, berikut aku rekomendasikan tempat bagus yang aku kunjungi pas di Banjarbaru kemaren.


  1. Amanah Borneo Park

Salah satu tempat wisata dan edukasi yang cocok untuk semua kalangan, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Wahana disini juga banyak, antara lain rumah terbalik, sepeda air, splash park, kids playground, rumah hobbit & rumah penyihir, taman kelinci, amanah trick art museum, area pemancingan, flying fox, sepeda udara, refleksi ikan, feeding fish, petik buah, ATV, jembatan goyang dsb. Selain itu tempat ini sangat luas gaes, tapi tenang aja ada kereta wisata yang siap ngajak kalian berkeliling.


Rumah hobbit di Amanah Borneo Park (dok. pribadi)

Penunjuk arah di Amanah Borneo Park (dok. pribadi)

Amanah Trick Art Museum (dok. pribadi)

Biaya masuknya Rp. 85.000,- per orang dan kalian bebas menikmati semua wahana yang ada (kecuali ATV & sewa alat pancing akan dikenai biaya tambahan).


Eits, kalo ngerasa segitu kemahalan, ada promo kok buat yang reservasi online di websitenya. Aku kemaren cuma bayar Rp. 69.000,- per orang di reservasi online. Praktis banget, begitu datang tinggal registrasi dan dikasih gelang tanda pengunjung.


Disini juga ada tempat jajan cemilan dan makanan berat, jadi jangan khawatir kelaperan atau kehausan yaa. Udah lengkap disediain pokoknya.


Saran ku, kalo mau kesini jangan pas siang menjelang sore gitu, biar semua wahananya bisa didatengin. Sayang juga kan, masa baru dateng tempatnya udah mau tutup aja hehehe. Oh iya, jam operasional Amanah Borneo Park dari pukul 09.00-17.00 WITA.


  1. Waduk Riam Kanan

Nggak lengkap rasanya kalo ke Banjarbaru tapi nggak mampir ke kawasan Waduk Riam Kanan, karena disini banyak banget pulau-pulau yang bagus untuk dikunjungi. Selain itu perjalanan menuju kesana juga dihiasi dengan area perbukitan yang bikin segar sejauh mata memandang.

jalan menuju ke Riam Kanan (dok. pribadi)

Sesampainya di dermaga Riam Kanan, aku kebingungan lantaran minimnya riset menuju kesini. Yang aku pengen cuma berkelotok menyeberang pulau, pulaunya yang mana aku nggak tahu. Tapi pas aku lihat list harga sewa kelotok di dermaga, harganya tidak on budget untuk ku yang cuma berduaan ini. Rata-rata memang diperuntukkan untuk rombongan yang mau memancing atau ngecamp di salah satu pulau (supaya harga sewa kelotoknya murah).


Aku putus asa. Pengen pulang aja udah. Tapi pas di perjalanan kembali ke parkiran, aku denger rombongan ibu-ibu rempong yang mau ke rumah makan lesehan. Aku ikutin dong ibu-ibu itu, siapa tahu bisa nebeng kelotok biar harga sewanya murah. Eh ternyata emang murah, tiketnya cuma Rp. 10.000,- per orangnya. Jadi dihitung per orang, bukan sewa per kelotok kayak di tempat awal tadi.


Tujuannya ke Rumah Makan Rama Sinta di Pulau Ratu, dermaganya tersendiri dan agak hidden gitu karena bentuknya kayak rumah warga. Aku aja nggak tahu kalo itu dermaga, kalo bukan karena ngikutin ibu-ibu. Terima kasih Ibu-ibu, hihi. Akhirnya aku naik kelotok juga. Pemandangannya bagus sekali.


di depan pintu masuk Pulau Ratu (dok. pribadi)

bersantuy di kafe (dok. pribadi)

Pemandangan menuju ke Pulau Ratu (dok. pribadi)

di Pulau Ratu (dok. pribadi)

Di Pulau Ratu, selain ada Rumah Makan Rama Sinta yang menawarkan menu makanan berat (cocok buat makan siang), ada juga Kafe yang menyajikan makanan ringan. Cocok buat yang cuma mau santai-santai aja sambil menikmati pemandangan.


Harganya disini bervariasi tapi masih tetap on budget kok, sangat cocok jadi pilihan buat kalian yang mau menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, sahabat, maupun pacar (kalo ada ya wkwk)


  1. Dedaunan: Kue Apam Kenari

Buat yang mau nyari oleh-oleh kue tapi bosan sama kue yang itu-itu aja. Aku saranin coba Kue Apam Kenari. Kue ini ada di Dedaunan punya-nya Chef Agus Sasirangan dan hanya bisa kalian temukan di Cabang Banjarbaru, Banjarmasin dan Bandara Syamsudin Noor. Nah, aku yang ngerasa di kota ku nggak ada jadi pasti beli dong si Apam Kenari ini.


Ada 2 varian rasa yang ditawarkan, rasa gula merah dan pandan. Rasa kuenya nggak pelit gaes, manisnya enak ditambah dengan crunchynya taburan kenari slice bikin kue ini layak jadi pilihan buat dibawa pulang. Kalian wajib cobain deh.


Harga 1 kotaknya itu Rp. 90.000,- dengan 9 pcs Kue Apam Kenari yang semok-semok. Sayang, aku nggak sempat foto-foto penampakan aslinya, karena begitu sampai rumah langsung ludes wkwk. Layak sih jadi oleh-oleh buat keluarga.


Itu aja yang bisa aku jabarkan tentang tempat wisata di Banjarbaru yang aku ku kunjungi pas liburan kemaren, sebenarnya masih ada banyak, tapi kalian bisa search sendiri ya dari sumber lain. Atau lain kali aku bikin postingan tersendiri deh.


Dari perjalanan kali ini, Manfaat Internet benar-benar terasa karena berkat Internetnya Indonesia aku bisa tahu sedikit banyaknya tempat wisata di Banjarbaru. Meskipun nggak bisa dikunjungi semua karena waktu liburan yang cukup singkat.


Pelajaran yang bisa diambil dari cerita kali ini adalah untuk selalu mempersiapkan liburan kalian dengan membuat itinerary perjalanan dan riset tempat yang ingin kalian kunjungi. Biar nggak (hampir zonk) kayak aku wkwkwk. See u di next postingan yak.