Selasa, 03 November 2020

Meriahnya Ultah ke-4 Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin

Bergabung sejak tahun 2018, ini pertama kalinya aku ikut event ulang tahun bersama para member komunitas blogger perempuan pertama dan satu-satunya di Kalimantan Selatan, Female Blogger of Banjarmasin. Masa pandemi nggak jadi alasan untuk nggak mengadakan event, selaras dengan tema unstoppable creation dan dresscode maroon, juga berkat kemudahan teknologi kami tetap bisa bertatap muka secara virtual. Say hello to all member FBB..



"Menemukan circle yang tepat untuk mengembangkan diri adalah hal penting, termasuk saat memutuskan menseriusi blog ini."


Kemeriahan Puncak Acara Ulang Tahun ke-4 Female Blogger of Banjarmasin Bertabur Hadiah


Tanggal lahir FBB sebenarnya jatuh pada tanggal 6 Oktober, tapi puncak acaranya pada hari Minggu 11 Oktober dan satu minggu sebelum acara, para member yang berpartisipasi dikumpulkan di grup tersendiri untuk menerima briefing mengenai rangkaian acara.


Baca juga : Review Buku Banjar Female Blogger Stories


Panitia sendiri juga memberi bocoran mengenai hadiah serta doorprize menarik selama jalannya acara Minggu nanti. Salah satunya doorprize untuk partisipan ter-on time. Hehehe aku semakin semangat untuk berburu doorprize nih, kan lumayan buat nambahin isi goodie bag.


Terselenggaranya event ultah bertabur hadiah ini tidak lain berkat dukungan dari 9 sponsor dan 1 media partner :

  1. Mirabella Cosmetics

  2. Clean Well Banjarmasin

  3. Gloskin Banjarmasin

  4. Tupperware Palma Tika Raya

  5. Kebabblasan Banjarmasin

  6. Summer Bed & Breakfast

  7. Ambeer.le hijab

  8. 57 Kitchen

  9. My Radio Banjarbaru (media partner)

Juga berkat kerja keras panitia yang rela lembur.  Meskipun diadakan online, tapi nggak mengurangi esensi dari kemeriahan acara ini. Aku aja masih nggak bisa move on huhu, terima kasih kalian semuaaa.


Pas hari H, aku udah stand by dari jam 9 biar jadi peserta ter-on time padahal acara baru dimulai setengah jam lagi. Terniat emang wkwk


Sayangnya saat masuk ke ruang virtual koneksi internet cukup buruk, alhasil bukan aku yang jadi peserta ter-on time. Yah, melayang sudah satu hadiah.


Baca juga : Review Mirabella Kosmetik


Acara berlanjut dengan sambutan dari ketua panitia sekaligus ketua komunitas blogger perempuan (FBB) tahun 2020-2021 yaitu Kak Putri Santoso. Dilanjutkan kemudian sambutan dari ibu founder kita, Mbak Ruli Retno.



Belajar SEO on Page Bersama Mas Irwin


Ada 2 pemateri yang mengisi acara hari ini. Untuk materi pertama, fundamental seo on page diisi oleh Irwin Andriyanto atau yang akrab disapa Mas Irwin, seorang SEO Strategic sekaligus owner kelas growthing hits dikalangan para blogger.



Kata Mas Irwin, penting untuk seorang blogger paham SEO agar bisa meningkatkan traffic blognya. Ada 3 jenis SEO yang bisa dipelajari, tapi khusus untuk SEO on page sendiri lebih menitikberatkan pada 'inner beauty' yang ada diblog kita.


Adapun 5 parameter dalam SEO on page yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. URL

  2. Title

  3. Description

  4. Heading

  5. Image

Selain itu, kami juga diberitahu beberapa pilihan tools check SEO yang kesemua nama toolsnya masih asing bagi ku huhu. Kayanya aku emang harus ikut kelas growthingnya Mas Irwin nih.


Baca juga : Helka's Blog Journey


Serunya saat kelas akan selesai, ada kuis berhadiah dari panitia yang pertanyaannya diberikan langsung oleh Mas Irwin. Setelah menemukan Mbak Diah sebagai pemenang, Mas Irwin juga ngasih bonus slot kelas growthing blogger tanpa tes. Huaaa beruntung sekali..


Materi pertama pun selesai, sambil nunggu sesi kedua, panitia ngasih ice breaking dulu dan lagi-lagi ada hadiah untuk yang bisa menebak dengan benar. Wow, benar-benar bertabur hadiah ulang tahun FBB kali ini.



Optimasi Instagram untuk Blogger/Influencer/Reviewer bersama Niko Julius


Kemudian materi kedua diisi oleh Niko Julius. Hayo, namanya nggak asing kan? Pernah liat instagram bynikojulius muncul di ads instagram kalian nggak?



Yep, beliau ini adalah instagram expert yang juga ngajar beberapa kelas optimasi instagram. Kalian bisa cek ig nya kalo tertarik untuk belajar lebih mendalam mengenai optimasi instagram.


Pada sesi ini lebih ke tanya-jawab, karena untuk meningkatkan traffic di instagram sendiri beda dengan blog yang harus menerapkan SEO dulu. Kalo instagram lebih mengutamakan kualitas konten dan branding supaya memudahkan orang-orang menemukan informasi yang mereka cari di akun kita.


Tips lain dari Niko, kita juga harus paham audience kita, tipe konten seperti apa yang mereka suka, waktu kapan mereka lebih banyak aktif. Ah, pokoknya materi yang disampaikan relate sekali dengan kegelisahan para blogger ketika ingin posting di instagram.


Niko juga memberi saran aplikasi untuk mengatasi masalah nggak pede atau suka ngeblank kalo ngomong didepan kamera, solusinya adalah bigvu. Cara kerjanya, kita hanya perlu menulis apa yang ingin disampaikan pada fitur tersedia untuk nulis teks. Kemudian rekam videonya dan teks yang kita tulis tadi pun muncul dilayar hp. Kita bisa ngomong selancarnya deh, kayak vlogger berpengalaman.


Tentunya setelah materi kedua selesai, ada kuis berhadiah lagi. Seperti biasa, aku masih saja belum dapat hadiah dari kuis hari ini wkwk


Gagal deh berburu doorprize.


Baca juga : Tips Make Up Selama Pandemi



Rangkaian Acara Ulang Tahun ke-4 Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin


Setelah acara selesai, ada pengundian hadiah lagi melalui random pick yang disiarkan langsung di Official IG femaleblogger.bjm dan seperti bisa ditebak, aku gagal lagi. Huhuhu


Selalu gagal jadi pemenang kuis & random pick, nggak membuat ku berkecil hati karena masih banyak rangkaian acara lain dalam memeriahkan ulang tahun ke-4 komunitas blogger perempuan Banjarmasin ini. Masih tetap optimis ceritanya.


Aku baru bisa tersenyum lepas setelah beberapa minggu kemudian melihat pengumuman pemenang caption ucapan ultah & kesan pesan terbaik. Aku jadi salah satu pemenang bersama dengan Mbak Nope. Ihiiyy..


Ada juga lomba blog FBB Kolaborasi yang masih menunggu pengumuman tanggal 6 November 2020 nanti.



Dan buat kalian yang pengen juga kebagian doorprize dari ulang tahun FBB, ada giveaway untuk umum loh. Silakan cek IG femaleblogger.bjm yah, masih berlaku sampai tanggal 8 November 2020. Gercep gaes.


Share:

Jumat, 30 Oktober 2020

Pentingnya Wanita Sadar Politik



Kembali aku turut meramaikan kegiatan bulanan komunitas blogger tercinta yaitu FBB Kolaborasi. Dimana bulan ini masih satu rangkaian dengan acara ulang tahun ke-4 Female Blogger of Banjarmasin spesial mengangkat tema suara perempuan dalam dunia politik.

Baca juga : Review Mirabella Kosmetik

Sempat maju-mundur untuk berpartisipasi, karena aku tipe perempuan yang selalu menghindari pembicaraan tentang politik, apalagi sampai memicu perdebatan. Berabe dah... 


Selain berpikir bahwa politik itu identik dengan laki-laki, aku juga merasa ini bukan ranah ku untuk bicara. Pemikiran semacam ini berubah drastis setelah nonton IG live Mba Ani Berta bersama Ibu Wanda Hamidah bertajuk Pentingnya Perempuan Melek Politik. Ada banyak perspektif baru yang aku dapat akan pentingnya wanita berpolitik.




Mispersepsi tentang Politik


Aku sendiri sempat menganggap bahwa politik itu adalah hal kotor dalam pemerintahan, tapi persepsi ku salah besar. 


Adalah ketika ada hak yang disalahi, menyulitkan, mengganjal hati dan kita merasa harus bertindak/menyampaikan hal tersebut kepada para pemangku kebijakan, itulah politik. Dalam hal ini ruang lingkupnya tidak hanya dalam pemerintahan, tapi bisa juga ditempat kerja ataupun dalam kegiatan sehari-hari. Tergantung bagaimana kita mengkritisi isu yang ada.


Ah, mikir kebutuhan ekonomi aja susah, ngapain mikir politik lagi deh, bikin pusing aja.


Coba deh pikir, misal harga salah satu kebutuhan pokok naik, pasti kita akan ngedumel, ngeluh, sedangkan pemasukan nggak seberapa. Kemana kita akan menyuarakan hal ini? Bagaimana para pemangku kebijakan bisa mendengar suara kita?


Atau saat (amit-amit) menjadi korban pelecehan seksual ditempat umum, apakah kita akan diam aja? Kepada siapa kita harus menyuarakan hal ini supaya pelaku mendapatkan ganjaran yang setimpal?


Inilah kenapa pentingnya wanita berpolitik, berpikir kritis, sadar akan hak dan berani menyampaikan pendapat karena sampai saat ini masih saja ada kesenjangan pada kaum minoritas/marginal, begitupun terhadap perempuan. 



Apakah harus menjadi politisi untuk menyuarakan hak?


Tidak juga, tapi jika mampu untuk terjun langsung ke dunia politik akan lebih bagus lagi. 


Walaupun demikian jangan sampai terjun ke politik tanpa tahu tujuan, nggak tahu mau memperjuangkan apa. Salah-salah bisa terjerumus dalam another mission yang malah mementingkan diri sendiri atau golongan tertentu. Ini yang sering bikin orang salah paham tentang politik. Oknum yang berulah, kita yang menanggung.


Masih ada cara lain untuk menyuarakan hak meskipun tidak terjun langsung ke ranah politik, misal saat kalian menandatangani petisi tentang ketidakadilan, menyebarkannya, mengumpulkan orang-orang dengan suara yang sama untuk memenangkan hal tersebut, itu juga termasuk politik.


Cara lain lagi, saat berpartisipasi dalam pemilihan wakil rakyat atau kepala daerah. Sangat penting untuk memilih daripada bersikap netral, netral atau tidak memilih sama saja tidak menginginkan perubahan. Dengan memilih, kita sudah menitipkan satu suara untuk membela hak kita. Ini yang jadi penentu apakah suara tersebut akan terdengar atau tidak.


Baca juga : Jaga hutan jaga kehidupan 

Tips Memilih Wakil Rakyat atau Kepala Daerah


Seringnya terjadi kesenjangan terhadap perempuan, apakah membuat kita harus memilih perempuan pula? Tidak harus. Kita mendukung kesetaraan gender, tapi bukan berarti harus selalu berpihak pada gender tertentu.


Lalu, bagaimana agar bisa memilih calon yang tidak ‘membohongi’ dengan janji masa kampanye?


Jadilah pemilih cerdas yang fokus pada kesamaan visi misi kita dengan yang dibawa si calon supaya ketika melihat suatu kesulitan, kita bisa menyampaikan aspirasi ke calon tersebut. Selain itu ada 2 faktor lain yang jadi bahan pertimbangan dalam memilih yaitu prestasi yang ditorehkan si calon dan rekam jejaknya.



Menulislah dengan hati


Setelah menulis ini semua, aku tiba-tiba teringat dengan influencer sekaligus youtuber yang juga punya blog, Gita Savitri Devi. Sosok ini seakan tidak gentar menghadapi cercaan netizen terhadap pemikiran kritis mengenai keresahan hatinya tentang isu kesetaraan gender dan pelecehan seksual terhadap perempuan, khususnya di negara yang masih menganut patriarki. Dia benar-benar tahu apa yang sedang ia suarakan.




Sangat berbanding terbalik dengan aku yang kalau mau nulis di blog aja mesti mikir berapa kali dulu. Tulisan ku nyinggung orang nggak ya, bisa dipahami audience nggak ya, serta pemikiran-pemikiran lain yang berseliweran dikepala ku. Fiuuhhh..


Maka dari itu mulai sekarang harus membiasakan menulis atau melakukan apapun sesuai kenyamanan kita, suara hati kita, jangan pedulikan omongan netizen. Selama yang kita lakukan benar, jangan gentar. Ini juga salah satu alasan pentingnya wanita berpolitik, berani bersuara dengan apa yang bisa dilakukan. Berhubung aku blogger, aku memberanikan diri untuk menulis ini semua hehe


So, mulai sekarang jangan menghindar lagi dari politik yah.


Sampai jumpa ditulisan lainnya.


Share:

Review Mirabella Kosmetik


Setelah sekian lama nggak bahas tentang beauty, finally aku kembali dengan review Mirabella Kosmetik. Pas banget tanggal 11 Oktober lalu, aku mengikuti acara ulang tahun ke-4 Komunitas Blogger Perempuan Banjarmasin kesayangan kita yaitu FBB, diisi dengan materi SEO bersama Mas Irwin (tentu nama ini udah nggak asing lagi di kalangan blogger) dan materi Optimasi Instagram untuk Influencer/Blogger bersama Niko Julius. Nggak cuma dikasih materi, acaranya juga diselipkan beberapa kuis berhadiah. So, siap-siap rebutaaaan.

Meskipun hanya berpartisipasi melalui daring, aku tetap dapat goodie bagnya loh. Asiiik. Keren banget emang sponsornya ultah FBB tahun ini apalagi produknya Mirabella yang udah pasti halal, clean beauty dan no animal testing. Nggak sabar pengen nyobaaain!!


Wait, kalian pasti penasaran kan apa aja isi dalam goodie bagnya. Yuk ah, unboxing!


Baca juga : Unboxing socobox pertama

Review Mirabella Colorfix Cool Lipstick No. 43


Pertama, aku bakalan review salah satu varian Mirabella Kosmetik Lipstik yaitu Mirabella Colorfix Cool Lipstick. First impression pas liat packagingnya agak lebar gitu, padahal ukuran lipstiknya cukup ramping, kesannya jadi kayak boros tempat. Overall bagus sih, warna ungu dan putih yang mendominasi memberi kesan produk yang mirabella banget. Selain itu ada juga informasi lain mengenai keterangan produk dan gambar model menggunakan produk lipstik sesuai dengan warna yang ada didalamnya.


Okey, kita lanjut ke klaim produk yang ditawarkan.

  • warna tahan lama dengan hasil matte dan tidak mudah luntur

  • lembut dan ringan di bibir

  • memberikan sensasi dingin saat diaplikasikan

  • tidak meninggalkan bekas

  • tidak menempel pada gigi, gelas dan si dia (hiyaaaa…)

  • warna tidak memudar dan lipstik tetap rapi sepanjang hari.





Saat aku aplikasikan, memang teksturnya lembut banget meskipun hasilnya matte tapi nggak bikin bibir jadi berat dan berasa tebal. Seringan itu sih di bibir jadi berasa nggak pakai lipstik, tapi aku kok nggak merasa ada sensasi dingin yah. Entah aku yang kurang peka atau gimana wkwk. Wangi lipstiknya juga smooth.


Selama pemakaian seharian, awalnya aku cuma minum air putih dan itu nggak terlalu melunturkan warna lipstik. Aku juga sukses dibikin jatuh cinta karena kalo minum nggak meninggalkan bekas di gelas seperti lipstik yang biasa aku pakai. Tapi setelah aku bawa makan siang dan sesekali ngemil warnanya memudar, sepertinya harus touch up lagi kalau mau tetap on.


Sejauh ini aku suka banget itu sama experience pemakaiannya. Aku cuma kurang sreg sama no. 43 ini karena nggak cocok untuk ku pakai sehari-hari, untuk kondangan sih masih oke. Berhubung waktu ku lebih banyak dihabiskan ditempat kerja, aku bakalan berburu warna nude yang manis untuk mewarnai hari. hiya hiya hiya...


Repurchase? Yes, tapi dengan warna lain.




Review Mirabella Two Way Cake UV (01 Porcelain Beige)


Lanjut ke bedak Mirabella, aku dapat Mirabella Two Way Cake UV shade 01 Porcelain Beige. Packagingnya simpel dengan warna dominan ungu khas Mirabella, lengkap dengan keterangan produk. Bedak ini merupakan kombinasi dengan alas bedak sehingga menghasilkan warna yang lebih merata, halus dan lembut. Mengandung Titanium Dioxide sebagai UV filter untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV, selain itu juga mengandung vitamin E sebagai antioksidan dan Jojoba Oil untuk menjaga kelembapan kulit.




Setelah aku aplikasikan, kesannya benar-benar halus dan lembut menyapu kulit. Senangnya ternyata varian porcelain beige ini cocok dengan warna kulit ku, aku jadi nggak perlu eksplor warna lain lagi hahaha. Di kemasannya juga tertulis cara pemakaian bedak ini, kita bisa menggunakan spons kering untuk riasan natural atau dengan spons basah untuk riasan lebih tebal dan tahan lama. Dua cara ini bisa diaplikasikan untuk sehari-hari maupun untuk acara yang membutuhkan ketahanan bedak yang lebih lama.


Meskipun klaimnya ada kandungan yang berperan sebagai UV filter, tetap ya sebelum memakai bedak ini juga pakai sunscreen untuk perlindungan ekstra.


Repurchase? Yes.



Review Mirabella Lip Cream Matte Expert Shade 02 Peach


Terakhir ada Mirabella Lip Cream Matte Expert, aku dapat yang shade 02 warna peach. Pas aku nerima, lip cream ini nggak pakai packaging kotak. Jadi cuma lip cream yang dibalut dengan packaging plastik yang berisi keterangan produk, sayangnya aku nggak sempat foto karena keburu aku lepas secara brutal duluan huhu.



Lip cream ini mengandung vitamin E sebagai antioxidant, bisabolol sebagai anti inflamasi & anti iritasi, sunscreen yang melindungi kulit bibir dari pengaruh buruk sinar matahari, serta natural origin emollient untuk memberikan kelembapan pada kulit bibir.


Aplikatornya cukup pendek tapi tetap rapi saat diaplikasikan. Tekstur lip creamnya juga creamy dan ringan meskipun memberikan hasil matte. Tapi jika kalian menggunakan lip balm sebelum memakai lip cream, kalian bisa diamkan beberapa lama dulu karena jika diaplikasikan saat lip balm belum mengering bisa membuat tampilan lip cream ini jadi menggumpal dan tidak rata. Overall aku suka sih, karena warnanya cocok untuk ku pakai sehari-hari dan wanginya juga soft gitu kayak permen coklat wkwk


Repurchase? Yes, tapi aku mau coba warna yang satu tingkat lebih gelap dari ini.


Itu dia review dari 3 produk Mirabella yang ada dalam goodie bag cantik acara ulang tahun ke-4 Female Blogger of Banjarmasin. Semoga tahun depan bisa bekerjasama dengan lebih banyak brand lagi. Yeay.


See ditulisan lainnya yah!


Share:

Sabtu, 26 September 2020

Tips Make Up Selama Pandemi

Selama pandemi seperti ini ada begitu banyak kelas online yang bisa diikuti untuk menambah skill maupun pengetahuan dalam bidang tertentu, termasuk dalam dunia kecantikan. Pada tanggal 20 September 2020 tepatnya hari Minggu, aku berkesempatan untuk mengikuti Wardah Virtual Class bersama teman-teman dari komunitas Female Blogger Banjarmasin. Kelas yang diadakan via zoom pada pukul 10.00 WITA ini memberi banyak pengetahuan baru untuk ku, khususnya dalam make up karena aku sendiri masih belum paham betul mengenai make up.

Kelas Make Up Wardah (source : Wardah)

Meskipun tidak semua anggota komunitas FBB dapat berhadir, acara ini tetap berlangsung kondusif dan asik, materi yang dibawakan mulai dari tahap pembersihan sampai make up selesai. Hayo, siapa yang baru tahu kalau sebelum make up kita juga harus memperhatikan kebersihannya?


Terlebih di masa seperti ini, dimana kebersihan dan kesehatan jadi prioritas nomor satu. Buat yang pengen tahu isi materi dari kelas kemarin, yuk simak tulisan ini sampai habis.


Tahap pertama, kita harus mencuci kedua tangan dengan sabun/hand sanitizer agar tetap steril. Make up termasuk aktivitas memegang wajah, dimana saat ini kita harus mengurangi kegiatan memegang area wajah untuk meminimalisir penyebaran virus covid. Supaya praktis, aku menggunakan hand sanitizer bertekstur gel dari Wardah yang bernama Wardah Hydramild Hand Gel yang mengandung 80% alkohol dan ekstrak daun aloe vera yang berfungsi untuk melembabkan dan memberikan perlindungan dari kuman. Aku suka pakai kemasan travel sizenya karena mudah dibawa kemana-mana.


Tahap kedua, double cleansing. Tahap pembersihan secara mendalam ini sebisa mungkin untuk tidak dilewatkan ya, karena kunci kulit yang sehat adalah kulit yang bebas dari debu dan kotoran agar tak menyumbat pori-pori sehingga kulit pun tetap bisa bernapas. Selain itu make up juga bisa menempel lebih lama di permukaan kulit yang bersih.


Tahap ketiga, mulai dengan foundation untuk mengcover permukaan kulit. Dilanjutkan dengan pemakaian concealer untuk menutupi kekurangan pada permukaan kulit, misal jerawat, bekas jerawat & mata panda. Karena kelas make up ini virtual dan dilakukan dari rumah, peralatan make up yang digunakan pun milik sendiri. Berhubung peralatan make up yang aku punya seadanya, aku menggunakan foundation untuk menyiasati ketiadaan concealer. Hehe.


Tahap keempat, set foundation dengan bedak. Gunakan bedak yang sesuai dengan jenis kulit kalian ya, contoh jenis kulit berminyak dengan bedak tabur dan jenis kulit kering bisa dengan bedak padat. Kalau kombinasi gimana? Bisa dua-duanya, sesuaikan aja. Oh iya, tips mengaplikasikan bedak ini, kalian cukup tap tap aja di permukaan kulit. Nggak perlu tebal tebal.


Tahap kelima, mewarnai kelopak mata dengan eyeshadow. Aku masih kesulitan untuk bagian ini, terutama dalam blend warna eyeshadow dengan komposisi yang tepat sehingga memberi warna bagus tapi tetap natural.


Tahap kelima, membentuk alis. Aku bersyukur dikaruniai alis yang tebal -meskipun ngga beraturan- sehingga bisa aku skip dulu untuk tahap ini. Selain karena nggak punya pensil alis, aku masih nggak bisa sama sekali membentuk alis. Pernah sekali mencoba, tapi muka ku langsung jadi 10 tahun lebih tua dari usia aslinya wkwk


Tahap keenam, mengaplikasikan maskara. Meskipun kadang masih suka belepotan, aku tetap berusaha untuk rapi dalam mengaplikasikan maskara. Tipsnya, aplikasikan kuas maskara secara zig zag pada bulu mata dan hindari mengocok mascara secara berlebihan menggunakan aplikatornya.


Tahap ketujuh, merah kan pipi dengan blush on. Tips untuk yang berpipi chubby, jangan menggunakan blush on dibawah mata karena akan semakin memunculkan kesan chubby pada pipi kita. Gunakanlah seperlunya pada bagian bawah tulang pipi sampai mengikuti bentuk tulang pipi.


Tahap kedelapan, untuk sentuhan akhir supaya semakin mempercantik penampilan, gunakan pewarna bibir. Kali ini aku menggunakan lip cream dari Wardah dengan shade My Honey Bee.


Baca juga : Review Wardah Exclusive Matte Lip Cream Shade 14 My Honey Bee


Selesai deh rangkaian make up easy to glow make up look pada acara make up virtual kali ini.


Berikut hasilnya..


Hasil Make Up Wardah Virtual Class


Meskipun masih sedikit belepotan di bagian mata, aku cukup puas dengan hasil kelas make up kali ini. Emang ya feel belajar make up dari tutorial Youtube dengan ikut kelas gini beda, semoga nanti bisa bertemu lagi dikelas make up Wardah selanjutnya.






Regards,

HelkaSR






Share:

Selasa, 08 September 2020

5 Tips Agar Pelanggan Loyal

Kembali lagi bulan ini aku meramaikan FBB Kolaborasi dengan tema Hari Pelanggan Nasional yangjatuh tepat pada tanggal 4 September. Adanya Hari Pelanggan Nasional ini sendiri bertujuan agar kriteria kepuasan pelanggan tercapai sehingga menciptakan kepercayaan dan rasa loyal pelanggan terhadap perusahaan. Tidak hanya dalam ruang lingkup perusahaan, BUMN dan sekelasnya, dalam ruang lingkup kecil seperti penjual online shop pun sepertinya sudah harus mulai memperhatikan hal ini supaya olshopnya semakin berkembang.



Berbekal pengalaman selama belanja online, aku seringkali menemukan masih ada saja penjual yang melayani pelanggannya asal-asalan. Padahal banyak penjual lain yang juga menjual barang/jasa serupa, tapi tetap terus berinovasi terutama dalam hal pelayanan sehingga punya value yang membedakannya dengan penjual lain. Melihat hal ini, apa si penjual asal-asalan itu nggak takut ketikung? Ya, meskipun rezeki sudah diatur Tuhan tapi nggak ada salahnya berikhtiar dengan memperbaiki cara kita melayani pelanggan, bukan?

Jika kamu seorang seller yang sadar bahwa pelayanan adalah salah satu faktor pendukung terciptanya loyalitas pelanggan, aku harap 5 poin berikut bisa membantu mu mengevaluasi diri. Apa saja itu?



1. Memberikan spesifikasi dan keterangan yang jelas terkait produk yang ditawarkan


Misal nih, kalian pengen beli sepatu. Kalian udah sreg banget sama bentukannya, warnanya, tapi ngga ada keterangan lain seperti bagaimana cara mencocokkan sepatu tersebut dengan ukuran kaki kita. Males juga ngechat sellernya, pasti aku skip dulu nih yang model ginian. Mending nyari yang pasti aja dengan keterangan yang lebih lengkap. Aku termasuk selektif masalah barang yang harus diukur ini, tujuannya untuk menghindari kesalahan ukuran, entah itu kekecilan atau kebesaran. Meskipun ada fitur retur, tapi nggak semua toko menyediakan fitur ini dan prosesnya juga nggak sebentar.

Selain itu aku sering juga nemu seller yang produknya bagus tapi caption kosong melompong. Masih mending kalo captionnya nyuruh dm dulu buat minta pricelist, lah ini nggak ada caption sama sekali. Kita juga sebagai buyer jadi bingung, biasanya kalau kayak gini aku skip dulu, apalagi kalo produknya nggak perlu banget. Tapi kalo emang aku yang butuh, dengan berat hati akhirnya aku ngechat duluan.



2. Ramah dalam melayani


Ramah dalam melayani ini udah jadi rahasia umum dalam dunia pemasaran, tapi nggak semua seller bisa menerapkannya dengan baik. Pernah suatu waktu aku pengen beli sesuatu, aku tanya-tanya kan, eh tapi kok si seller jawabnya singkat dan apa adanya banget yak. Aku positif thinking, siapa tau dia ngira aku cuma sekadar nanya atau dia lagi banyak pelanggan yang ngechat jadi melayani seadanya. Lalu karena aku memang udah kepincut banget sama produknya disepakatilah jual-beli tersebut. Aku nunggu dikirimin norek buat tf dong biar cepat kelar, ternyata nggak dikirim-kirim. Akhirnya aku nanya lagi, eh baru dikirimin. KZL. Kesannya kayak aku gitu loh yang ngejar-ngejar mau bayar. Sellernya nggak mau duit, nih?

Saran aku, berdasarkan ilmu dari beberapa kelas marketing yang pernah ku ikuti, ketika ada pelanggan bertanya tentang produk hendaknya menjawab dengan sesuai dan bertanya balik semacam memberikan penawaran sehingga tercipta komunikasi dua arah yang berimbang. Misal nih…

    (Pelanggan ngirim foto) 

    Seller : Halo Kak, ada yang bisa kami bantu?

    Buyer : Baju ini ukurannya ada apa aja ya? 

    Seller : Oh baju yang itu tersedia dalam ukuran all size Kak. Kira-kira Kakak butuh baju ukuran berapa?

Nah, kayak gitu kan enak, si pelanggan jadi merasa dihargai. Biasanya kalo nemu seller yang seperti ini, meskipun niat awalnya aku cuma pengen nanya aja, ujung-ujungnya pasti kebeli. The power of ngerayu lah ceritanya wkwk



3. Memposisikan pelanggan sebagai teman spesial


Kalian kalau dikasih kado sama temen senang nggak? Senang dong yak, apalagi yang kita nggak pernah sangka sebelumnya. Terus gimana rasanya kalau kalian beli barang online padahal buat diri sendiri, terus pas paketnya datang packagingnya rapi, lucu gitu dan ada tulisan..

            Dear, (nama kalian),

            Hope things inside can give your happiness.

Berasa dispesialkan nggak sih?


Baca juga : Pengalaman Pindah Faskes BPJS Online


4. Beri giveaway/bonus dadakan


Siapa yang nggak suka kalau beli barang, terus begitu datang ada bonus kecil diselipin. Berasa dapat jackpot wkwk

Rajin-rajinlah memberi bonus kecil untuk pelanggan secara random. Selain produk yang berkualitas, pelanggan juga akan memberikan testimoni tulus ketika ada item diluar pesanannya. Tentunya hal ini akan membuat olshop mu semakin tersebar luas diluar jangkauan mu. Mereka semacam mempromosikan secara tidak langsung.



5. Rajin posting


Produk udah bagus, pelayanan udah oke, tapi setelah sekian purnama mau pesan barangnya lagi, tokonya kok nggak ada tanda-tanda kehidupan. Bahkan terakhir upload 1 bulan yang lalu dan nggak ada pengumuman apa-apa yang bisa kasih info tentang kabar toko ini. Kalau udah gini, yakin masih mau ngechat?


Itu dia 5 poin yang bisa dijadikan bahan evaluasi untuk membenahi olshop agar pelanggan semakin betah dan setia terus berbelanja di olshop kalian. Semoga di Hari Pelanggan Nasional ini bisa jadi ajang refleksi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Eits, tapi jadilah pelanggan yang bijak ya, jangan berlaku seenaknya juga wkwk


Sekian.



Cheers,

Helka


Share:

Jumat, 28 Agustus 2020

Jaga Hutan Jaga Kehidupan



Apa yang terlintas dalam pikiran kalian ketika mendengar kata ‘hutan’ ?


Sebuah tempat hijau. Nyaman. Sejuk. Berburu. Menyeramkan.


Begitulah kira-kira jawaban dari beberapa teman instagram ketika aku mengajukan pertanyaan serupa menggunakan salah satu fitur yang ada. Entah jawaban jujur atau hanya sekadar bercanda, menurut ku hutan jauh lebih berarti dari itu semua.


Dari dulu aku selalu tertarik dengan topik tentang alam dan lingkungan, termasuk salah satu diantaranya adalah tentang hutan. Aku juga sangat bersyukur karena lahir dan besar di Kalimantan, yang mana menjadi salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya. Pun jika diajak berpetualang ke hutan, aku pasti paling bersemangat. Meski begitu, aku hanya pernah melakukan perjalanan menyusuri hutan 3 kali saja. Semoga suatu saat nanti akan terus bertambah.


Perjalanan pertama kali ketika masih duduk dibangku SMK, saat itu aku dan teman sekelas ingin berwisata ke salah satu air terjun di Balangan. Perjalanannya cukup panjang, apalagi menuju ke air terjunnya sendiri harus melalui hutan terlebih dahulu. Sempat terlintas dipikiran ku, bagaimana kalau nanti kami bertemu ular atau binatang buas lainnya, tapi pikiran itu ku buang jauh-jauh. Toh, aku tidak sendirian disini dan pula air terjun tersebut merupakan salah satu destinasi tujuan wisata jadi area hutan yang akan kami lalui dapat dipastikan aman asal tak berjalan keluar dari jalur. 



(dok. pribadi)


Perjalanan lain adalah saat ke Loksado-Hulu Sungai Selatan beberapa tahun lalu. Tempat ini berada dalam satu rangkaian pegunungan Meratus, hutannya pun masih terjaga sehingga hawa sejuk pegunungan terasa begitu damai ketika sudah sampai disini. Selain itu, Loksado juga terkenal dengan wisata bamboo rafting dan beberapa air terjunnya, tak mengherankan jika Loksado jadi salah satu tujuan destinasi bagi wisatawan domestik dan mancanegara.


Agenda ku kesini sebenarnya karena acara outbound dari kantor selama dua hari satu malam. Sebelum memutuskan untuk ikut, aku sempat ragu karena belum pernah sama sekali ke Loksado. Dalam bayangan ku, tempat ini masih primitif sehingga bermalam disini rasanya seperti bermalam di alam liar. Ternyata dugaan ku salah besar.


Loksado berkembang sebagai kawasan wisata yang bagus dengan fasilitas yang cukup lengkap, penginapan dan villa yang ditawarkan pun sangat menarik. Termasuk villa tempat kami bermalam ini, depannya dilalui aliran sungai Amandit yang cukup deras. Riak air pun masih terdengar dari dalam villa, rasanya persis seperti mendengar suara deburan ombak pinggir pantai. Menenangkan.


Besok paginya, kami mengunjungi air terjun sekitar sini dengan berjalan kaki. Jaraknya cukup jauh, tapi pemandangan disepanjang jalan tak membuat ku merasa lelah karena selalu saja ada hal yang menarik perhatian ku. Salah satunya aktivitas penduduk (suku dayak) yang sedang menjemur rempah-rempah hasil hutan, seperti kayu manis, kemiri, lada dan berbagai macam rempah dapur lainnya.


Kami berjalan terus masuk ke dalam hutan dengan jalan yang mulai menanjak, dari sini mulai terdengar suara tonggeret dan kicauan burung. Bahkan jika sedang beruntung, bisa saja bertemu bekantan. Namun sayangnya hari itu bukan hari keberuntungan kami.  Perjalanan terus berlanjut mengikuti jalan setapak menuju air terjun, sambil sesekali kami juga bertemu warga yang baru saja turun dengan memikul sekeranjang penuh kayu manis. Sungguh betapa kehidupan disini sangat bergantung pada hasil hutan.


Suara gemericik air terjun sudah terdengar, aku mempercepat langkah sambil berjalan hati-hati melalui aliran air dengan bebatuan yang cukup licin. Sesekali ada beberapa ikan kecil berenang disekitar kaki ku. Tak berapa lama terpampang lah pemandangan di depan ku. Sebuah air terjun yang tidak terlalu tinggi dikelilingi pepohonan hijau membuat sejuk suasana. Airnya pun segar. Memang tak sia-sia melakukan perjalanan kesini. Melihat pemandangan yang ada membuat rasa lelah hilang seketika, aku hanya berharap semoga apa yang ku rasakan saat ini bisa terus bertahan lama, tak hanya dinikmati oleh kita, tapi bisa dinikmati sampai anak cucu kita nanti.



(dok. pribadi)

Dari sini aku menyadari bahwa hutan bukan suatu hal yang mengerikan, tapi bukan pula untuk diremehkan sehingga tidak perlu waspada saat bertandang ke hutan. Adapun rasa sejuk dan tenang yang dirasakan hanya segelintir manfaat dari adanya hutan, oksigen yang dihirup, serta bumbu rempah didapur kalian hampir sebagian besar berasal dari hutan. Flora, fauna dan manusia secara berkesinambungan membentuk suatu ekosistem yang tak bisa terlepas dari hutan, bahkan penduduk yang tak berada dekat dengan hutan pun turut merasakan manfaatnya. Jika memang sudah sangat sebergantung ini, lantas masih kah kita tega untuk membiarkan luas hutan yang semakin berkurang setiap tahunnya?


Dilansir dari kbr.id, menurut data BPS luas tutupan hutan yang hilang di Indonesia dalam periode waktu 2014 sampai dengan 2018 berkurang sekitar 1,4 persen atau sebesar 2.685.012 hektare dalam kurun waktu lima tahun dan ini terjadi hampir diseluruh pulau di Indonesia. Khususnya bagi penduduk Sumatera dan Kalimantan sendiri pasti sudah tidak asing dengan kabut asap hasil kebakaran hutan yang hampir menjadi langganan setiap musim kemarau tiba. Meskipun ada beberapa faktor lain yang jadi penyebab berkurangnya luas hutan antara lain peristiwa alam, penebangan hutan, reklasifikasi lahan hingga pertumbuhan penduduk.


Melihat itu semua, penggiat lingkungan dan sejumlah relawan berinisiatif bahu membahu untuk mempertahankan hutan yang ada sehingga lahirlah Hari Hutan Indonesia pertama yang jatuh pada tanggal 7 Agustus 2020. Hari Hutan Indonesia bertujuan sebagai momen refleksi agar hutan yang ada perlu dijaga bersama oleh setiap orang agar tetap ada, selain itu juga sebagai ajang untuk gotong royong menyuarakan ke khalayak yang lebih luas lagi akan pentingnya kesadaran dalam menjaga hutan dan peran hutan terhadap berlangsungnya kehidupan di bumi.



Hari Hutan Indonesia (sumber : instagram hutanituid)


Saat ini sudah ada beberapa program menjaga hutan jarak jauh untuk kalian yang belum bisa terjun langsung dalam kegiatan menjaga hutan dan tempat tinggalnya jauh dari hutan, diantaranya adopsi hutan dan mengasuh pohon. Adopsi hutan adalah program donasi untuk membantu masyarakat penjaga hutan Indonesia. Dana yang terkumpul akan digunakan lembaga masyarakat setempat untuk patroli hutan desa/adat, modal wirausaha produksi hasil hutan non-kayu dan klinik kesehatan warga. Sedangkan pohon asuh adalah program yang memberi kita kesempatan untuk mengasuh pohon di hutan yang sudah dipelihara masyarakat sekitar. Kalian juga bisa menjadikan pohon asuh ini sebagai hadiah untuk orang terkasih.


Adopsi hutan dengan donasi (sumber : instagram hutanituid)


Langkah Mengasuh Pohon (sumber : instagram hutanituid)


Manfaat Mengasuh Pohon (sumber : instagram hutanituid)


Melalui berbagai program ini diharapkan kita semua dapat terus berpartisipasi dalam menjaga hutan, karena menjaga hutan jaman now bisa dilakukan oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun. Selain itu masih ada banyak lagi rangkaian acara menarik dalam memeriahkan Hari Hutan Indonesia yang berlangsung sampai tanggal 31 Oktober 2020 nanti. Kalian bisa follow instagram hutanituid dan subscribe youtube Hari Hutan Indonesia agar tidak ketinggalan update info terbaru mengenai jadwal acaranya, selain itu ada banyak sekali narasumber dan pengisi acara dari berbagai kalangan yang turut berpartisipasi. Makanya jangan sampai ketinggalan dan terus sebarkan kesadaran kepada yang lainnya agar terus menjaga hutan.





Salam hutan lestari!



Sumber :

1. kbr.id : https://m.kbr.id/nasional/12-2019/periode_pertama_jokowi__luas_hutan_indonesia_berkurang_2_6_juta_hektare/101770.html#:~:text=%22Luas%20tutupan%20hutan%20yang%20hilang,di%20semua%20pulau%20di%20Indonesia.

2. Instagram hutanituid : https://instagram.com/hutanituid?igshid=1sgzlxoikwfe6

3. Youtube Hari Hutan Indonesia : https://www.youtube.com/channel/UC9ZTR-RxXf-HKZl2f-QehJw

4. Foto background : MI/Denny Susanto

5. Pohon Asuh : https://pohonasuh.org/

Share: