3+ Tips Aman Berpuasa Saat Hamil Trimester Ketiga

 


Ramadan tahun lalu aku puasa satu bulan penuh saat hamil usia kandungan memasuki trimester ketiga. Selama mengandung aku nggak punya keluhan yang cukup berarti. Pusing dan mual hanya terjadi di trimester pertama, selebihnya alhamdulillah nggak ada keluhan. Begitu pun dengan kondisi janin, semuanya normal. Makanya aku berani memutuskan puasa. Kalau kalian ada masalah tertentu terkait kondisi kesehatan ibu atau janin, lebih baik berkonsultasi dengan dokter untuk lebih amannya.


Banyak was-was dan overthinking juga sih, sebelum memutuskan pengen puasa. Tapi bismillah dicoba dulu aja. Toh, kondisi kesehatan nggak ada masalah juga. Akhirnya setelah dicoba, ternyata aku mampu. Bahkan sampai satu bulan penuh. Huhu, senang. Ini pertama kalinya bisa puasa satu bulan penuh tanpa kedatangan tamu bulanan. Masya Allah, nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan.


Karena sudah melewati fase tersebut, aku pengen berbagi tips yang aku terapkan saat berpuasa tahun lalu. Simak sampai selesai..


Tips Aman Berpuasa Saat Hamil

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Namanya puasa, nggak bisa minum saat siang dong. Aku mensiasatinya dengan minum lebih banyak saat berbuka, setelah tarawih dan sahur. Sebab setelah hamil aku lebih gampang haus, kebutuhan air putih pun meningkat. Penuhi itu ya Moms, sebab itu sinyal dari tubuh. Jangan diabaikan.


  1. Makan Makanan Bergizi Lengkap

Ini tips template kayak di poster-poster kesehatan, tapi berguna dan ngaruh loh. Terbukti aku tetap bisa beraktivitas saat puasa. Lemas sih ada, cuma masih wajar karena kurang cairan dan nggak sampai mengganggu keseharian.

Aku mengusahakan melengkapi gizi harian dengan makan sesuai anjuran kemenkes dan cara memperhatikan proporsi karbohidrat, protein, lemak dan serat. 


  1. Jangan Skip Vitamin

Sejak awal kehamilan dan dikasih ragam vitamin dari dokter. Aku selalu mematuhi untuk minum sesuai jadwal. Menurut ku ini pasti bagus untuk perkembangan si kecil dalam kandungan dan bermanfaat juga untuk ku. Sampai suatu ketika saat aku antre cek kehamilan di puskesmas. Sambil ngobrol dengam beberapa ibu lain, ternyata banyak yang skip vitamin dari petugas kesehatan.

Alasannya macam-macam. Ada yang mual, ada yang merasa oke-oke aja tanpa minum vitamin berdasar dari pengalaman kehamilan sebelumnya. Aku sih nggak menghakimi pilihan ibu-ibu tersebut. Tapi saran ku, kalau Moms nggak ada keluhan terkait vitamin yang diberikan. Ku harap vitaminnya jangan sampai di skip. Makanan yang kita makan belum tentu bisa memenuhi semua kebutuhan tubuh, makanya kita diresepkan vitamin. Selama nggak memberatkan kita, ngapain ditolak kan ya.


  1. Pastikan Istirahat Cukup

Istirahat cukup adalah kunci dari semuanya. Cukup tidur membuat ku lebih fresh dan siap menghadapi hari. Dengan cukup tidur, tubuh bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Bagi ku, memberikan jeda bagi tubuh untuk berisitirahat sama sekali tidak mengurangi produktivitas.

Walaupun saat berpuasa, setelah bangun tidur di siang hari rasanya membuat tubuh semakin lemas tapi setelah dibawa mandi. Everything’s better.


Itu tadi tips yang bisa bumil terapkan ketika memutuskan ingin berpuasa. Saran ku, sebaiknya sebelum memutuskan berpuasa lebih baik periksakan kondisi kesehatan Moms dan janin. Jangan dipaksakan jika dirasa kondisi tubuh nggak memungkinkan untuk berpuasa. Pada dasarnya ibu hamil memang nggak diwajibkan untuk puasa. Mau puasa atau nggak, tergantung pilihan masing-masing. Akhir kata, sekian tips dari akuuu.

Tidak ada komentar

Mari berbagi pendapat dari sudut pandang mu melalui komentar di bawah ini