Hobi Lama Bersemi Kembali


Udah memasuki hari ke-16 aja nih, gimana puasanya? Masih lancar?


Hari ini temanya tentang hobi baru, tapi bagi ku ini adalah hobi lama yang bersemi kembali? Kenapa? Simak yuk!

Salah satu hobi yang bikin aku keranjingan selama beberapa bulan ini (selain menulis) yaitu merajut. Merajut ini merupakan hobi ku dari lama, sejak jaman SMP. Lalu sempat hiatus selama beberapa tahun karena males, di circle ku juga nggak ada yang suka dan bisa ngerajut, jadi hobi itu ku tinggalin begitu aja.

Begitu terus, sampai badai QLC itu menghantam. Aku seperti orang kebingungan. Kayak hampa aja gitu dan berkat sharing dengan seorang kawan yang pernah mengalami hal serupa. Ia bangkit dari keterpurukannya karena hobi yang selama ini ia tinggalkan. Sebenarnya manfaat dari menekuni hobinya itu sih yang membuat dia jadi menemukan dirinya sendiri.

Aku jadi tersadar. Selama ini aku nggak pernah ngelakuin apa-apa untuk menemukan diri ku sendiri. Aku hanya mengalir mengikuti arus rutinitas dan begitu arus itu mulai berubah. Aku terguncang. Aku pun mulai flashback dan merenungi semua yang terjadi.

Saat itu aku jadi teringat hobi waktu SMP, yaitu merajut. Ku cari beberapa starter kit alat rajut yang pernah ku beli dan beberapa benang yang masih tersisa. Berbekal benang seadanya, aku mulai merajut apa yang ku bisa. Bros bunga. Bros pita. Keduanya ku buat sampai benang habis, hasilnya lumayan. Sejauh ini ternyata kemampuan ku oke.

Beranjak dari itu, setiap gajian aku menyisihkan uang buat beli benang untuk mengeksplor hal-hal baru dari merajut. Sampai saat ini merajut jadi salah satu healing ketika aku lagi stres dan jenuh. Itu berjalan cukup efektif pada ku.

Manfaat yang ku rasakan, aku jadi lebih mindful untuk menyelesaikan apa yang ada di hadapan. Seperti menyelesaikan project merajut.

Jadi, itu cerita ku dengan hobi ku. Bagaimana dengan hobi mu? Mari bercerita di kolom komentar.


 

3 Bahasa yang Ingin Dikuasai



Yuhuuu udah hari ke-15.

(Akhirnya sampai juga di postingan ke-15 setelah nyicil 4 artikel telat posting).


Hari ini temanya membahas tentang bahasa yang ingin dikuasai. Bicara masalah bahasa, ada banyak banget bahasa di dunia ini dan nggak semua bahasa bisa ku pelajari karena keterbatasan waktu.


(Helehh, alibi lu hel, bilang aja males wkwk).


Dari sekian banyak bahasa aku paling tertarik menguasai 3 bahasa ini. Apa aja? Simak yuks!


  1. Bahasa Inggris

Bahasa pengantar internasional ini udah dari lama banget aku tertarik untuk mempelajarinya. Udah dari jaman SD dan sebagai bantuk nyata keseriusanku untuk mempelajari bahasa ini, aku belajar bersungguh-sungguh di sekolah dan selalu dapat nilai diatas 90 untuk mata pelajaran bahasa inggris. Sebagai penunjang lain untuk menambahkan kekayaan kosakata, aku juga suka dengar lagu dengan bahasa inggris, nonton film berbahasa inggris (masih tetap pakai subtitle tapi ya hehe).

Aku percaya, dengan kita menguasai bahasa inggris, minimal saat keluar negeri nggak nyasar karena udah ngerti beberapa kosakatanya.


  1. Bahasa Korea

Annyeong! Siapa yang jadi pengen belajar bahasa korea karena sering nonton drakor?

Yep, kalian nggak sendiri. Aku juga gitu kok. Soalnya ada beberapa kosakata bahasa korea yang sering terngiang-ngiang sehabis nonton drakor, seperti aigoo, eomma, appa, chingu, saranghae, dll.

Beranjak dari sana, kadang bisa kita temui beberapa drakor on going favorit kita yang subtitlenya masih belum keluar, padahal udah penasaran banget sama jalan ceritanya. Tapi ya mau gimana, kita nggak ngerti bahasa korea, terpaksa deh nunggu subtitlenya keluar dulu. Oleh karena itu, aku jadi pengen banget belajar bahasa korea. Minimal biar bisa ngerti duluan lah kalo lagi nonton drakor, TV show, dll. Syukur-syukur kalo bisa ke Korea Selatannya langsung. Hehehe.


  1. Bahasa Arab

Jadi pengen belajar bahasa Arab supaya bisa ngerti terjemahan isi Al-qur’an dan bisa membaca Al-qur’an sesuai makhrajnya. Sesederhana itu, tapi aku berharap bisa menjadi ladang pahala dalam rangka menuntut ilmu.


Demikianlah tulisan singkat ini berakhir, apapun bahasa yang ingin dikuasai. Semoga bisa memberi manfaat untuk kita pribadi maupun orang sekitar. Yah, mana tau kan kita bisa jadi guide wisata atau kita sendiri yang berkunjung ke negara dengan bahasa yang ingin kita kuasai tersebut.


Sampai bertemu di postingan selanjutnya.


Dalam 5 Tahun...


Dalam 5 tahun…
Aku selalu bingung dan ragu jika menjawab pertanyaan tentang masa depan. Rasanya lebih baik hidup mengalir seperti air bukan. Tanpa rencana, berjalan sebagaimana adanya.

Tapi badai tahun lalu mengubah pemikiran itu. Hidup tanpa rencana bukan langkah yang baik. Kita bisa saja kehilangan arah, kehilangan jati diri. Tersesat dalam ribuan obsesi diantara banyak hal. Sekarang aku mulai berbenah. Hidup mengalir itu nggak masalah, asal punya kendali untuk tetap pada jalur. Dan inilah target yang mau ku tuju dalam 5 tahun…

Menjadi seorang sarjana
Saat ini aku sedang menempuh pendidikan S1 di salah satu sekolah tinggi di kota ku. Bukan hal mudah untuk sampai ke titik ini, bahkan saat sudah sampai pun aku masih harus berjuang lagi dengan segala cobaan yang ada. Lain kali akan ku ceritakan pada postingan lain. Untuk itu, semoga dalam 2 tahun lagi aku sudah bisa menyelesaikan pendidikan.

Punya bisnis sendiri
Menjadi seorang pengusaha pasti akan ada banyak resiko. Target keberhasilan pun tentu nggak selalu berjalan mulus.
Tapi aku punya beberapa alasan kenapa mau menuju jalan itu dan sedang dalam perjalanan menuju kesana. Semoga diberi kelancaran sekalipun badai menerjang.

Traveling ke luar Kalimantan
Bagi si anak rumahan ini tentu jadi target dan sebuah pencapaian.
Semoga langkah yang ku jalani dalam 5 tahun ke depan membawa ku pada tempat impian.

Menjadi penulis
Obsesi dan mimpi sedari kecil. Semakin menua, semakin terasa tak mudah. Pantas saja para penulis cilik yang novelnya ku baca dulu sangat diapresiasi karena berhasil menerbitkan karya. Nyatanya memang nggak mudah. Aku nyesal dulu sempat ngatain novelnya receh wkwk
Sekarang kalo aku bisa menyelesaikan 30 hari challenge ini aja sudah jadi pencapaian besar, apalagi kalo aku bisa menelurkan sebuah buku. Makanya jadi penulis akan jadi salah satu target ku.

Okey, cukup segitu aja target 5 tahun yang akan ku bagikan disini. Sampai bertemu di postingan selanjutnya.

Masa depan, i'm coming!!!