[Rekomendasi] 5 Buku Favorit Helka


Hai, hai. Memasuki hari kesepuluh tema yang dibawakan adalah tentang 5 buku favorit. Waaa, pas banget aku suka baca buku dan semoga 5 buku yang akan ku ceritakan ini bisa menambah referensi kalian dalam memilih buku ya. Let's check this out!


  1. Hujan - Tere Liye

Ini buku pertama dari Tere Liye yang ku baca. Sebelumnya udah sering banget lihat dan dengar nama 'Tere Liye' di akun quotes galau. Ku kira selebgram/influencer taunya penulis dan karyanya udah banyak banget. Hm, kemana aja aku.

Buku Hujan ini bercerita tentang Lail dan Esok yang bertemu saat bencana alam dan hampir akan berpisah juga karena bencana yang mengancam bumi. Selama itu, banyak yang terjadi diantara mereka sampai pada suatu titik Lail memutuskan ingin menghapus semua ingatannya tentang Esok.

Alurnya maju mundur tapi dengan bahasa yang ringan kita dapat berimajinasi dengan mulus. Aku aja sampai berharap supaya buku ini bisa difilmkan karena saking terasa nyatanya jalan cerita yang dibangun. Meskipun juga memuat aspek ilmu pengetahuan dan lingkungan tapi bumbu percintaan antara Lail dan Esok bikin gemes sekaligus greget pengen cepet tahu endingnya. Wkwk.

Buat kalian yang penasaran dan lagi pengen baca novel sci-fi, aku sangat merekomendasikan buku ini.



  1. Aku, Kamu, Samudera dan Bintang-bintang (sekuel 5 cm) - Donny Dhirgantara

Yuhuuuu, siapa yang penasaran kenapa Riani akhirnya bisa nikah sama Zafran?? Padahal Riani kan deketnya sama Genta. Di buku ini akan menjawab semuanya. Tentang kisah cinta segitiga antara 3 sahabat.

Merupakan sekuel dari buku pendahulunya yaitu 5 cm, buku ini menceritakan perjalanan 5 sahabat setelah pendakian Mahameru. Jika buku 5 cm lebih berfokus pada impian dan cita-cita, maka buku Aku, Kamu, Samudera dan Bintang-Bintang lebih menceritakan tentang pencarian jati diri, tujuan hidup, dan buat yang lagi ngerasa ada di fase quarter life crisis aku sangat merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Pencerahannya dapat banget meskipun maknanya tersirat melalui karakter dalam buku ini.

Selain itu nggak lupa, 5 sahabat juga akan melakukan perjalanan lagi. Perjalanannya kemana? Beli bukunya aja deh, biar nggak penasaran hihi. Nggak kalah seru dari Mahameru, dijamin. Aku aja bacanya juga berasa ikut perjalanan mereka. Ah, rekomen sekali.


  1. Bukannya Malas, Cuma Lagi Mager Aja - Dancing Snail

Sebuah buku pengembangan diri terjemahan dari Korea Selatan ini dari segi judul aja udah relate banget sama jalan ninja ku. Ya apalagi kalau bukan rebahan.

Buku ini bukan menyuruh kita untuk keep mager & stay rebahan, tapi lebih memberikan pemahaman bahwa nggak apa sesekali nggak jadi produktif, nggak apa sesekali berhenti dari segala rutinitas yang menjenuhkan. Terkadang kita memang perlu berhenti untuk melihat lebih dalam pada diri sendiri, mengevaluasi langkah yang sudah berjalan sampai sejauh ini. Dengan begitu kamu akan lebih memahami diri mu dengan baik dan lebih menghargai diri sendiri.

Akan ada banyak ilustrasi yang kalian temukan di buku ini, jadi nggak bakal membosankan. Psst, fun factnya karena si penulis sendiri aslinya adalah seorang ilustrator. Jadi udah nggak mengherankan ya.


  1. Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-apa - Alvi Syahrin

Salah satu buku yang menemani ku di fase quarter life crisis. Kalian bisa baca reviewnya disini.

Buku ini memberikan pandangan bahwa kehidupan akan selalu berputar, jadi ketika berada di titik terendah langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan memasrahkan semuanya kepada Allah dan tetap berikhtiar. Tidak apa jika saat ini kita belum berada pada titik yang kita impikan asal jangan sampai berputus asa dari rahmat Allah.

Selain itu buku ini juga menyadarkan ku bahwa tidak semua 'sepatu' cocok dengan kaki kita. Tidak semua kehidupan yang kita lihat ideal akan cocok dengan kondisi kita, untuk itu tetaplah jadi diri sendiri dan terus berproses. Tolak ukur kehidupan itu bukan dengan membandingkan diri mu dengan orang lain, tapi bandingkan diri mu yang sekarang dengan diri mu sebelumnya. You will found it!

Intinya teruslah berproses menjadi versi terbaik dari diri mu sendiri.



  1. Cerita Horor Kota (Omnibook) - Dwita Sari, dkk

Buku ini ku baca di deretan buku koleksi tempat ku prakerin dulu. Jadi bukan punya ku sendiri hehehe.

Selama prakerin, kalau lagi nggak ada kerjaan aku biasanya baca buku dan ini buku favorit ku. Selalu ku baca berulang-ulang. Buku Cerita Horor Kota merupakan kumpulan cerpen dari Dwita Sari dan para pemenang sayembara menulis yang diadakan sendiri oleh Dwita. Isinya berupa kisah horor endemik pilihan dari seluruh kota di Indonesia. Buat penyuka cerita horor, aku sangat merekomendasikan buku ini. Isinya nggak ngebosenin, rasa takut, tegang dan penasaran beradu jadi satu saat kalian membaca buku ini. Ah, pokoknya candu.


Demikian lah buku yang aku rekomendasikan untuk kalian baca. Semoga bisa sukses menambah wishlist buku yang akan kalian beli yah hehehe. Sampai jumpa di postingan berikutnya!


4 Barang Wajib di Tas Helka




Kembali lagi dengan Helka di hari ke-9 yang membahas tentang barang wajib dibawa saat bepergian. Disini aku akan menyebutkan 4 barang yang selalu ku bawa didalam tas ku, apa aja itu? Yuk kepoin!


  1. Telepon Genggam

Siapa disini yang pasti ngambil balik ke rumah kalau handphone-nya ketinggalan? Yok cung tangan!

Termasuk aku. Udah bukan hal aneh lagi sekarang, HP seakan jadi kebutuhan bagi setiap individu. Fungsi yang awalnya hanya sebagai alat komunikasi juga meluas yaitu sebagai sarana hiburan. Makanya kayak berasa hampa aja gitu, kalau kemana-mana nggak pegang handphone. Berasa mati gaya wkwk


  1. Dompet

Meskipun pembayaran digital mulai berkembang, tapi tetap aja masih belum mencakup semua lini. Untuk itu peran dompet masih sangat diperlukan dan pasti akan selalu dibawa kemana aja sebagai tempat penyimpanan uang atau kartu. Makanya dompet termasuk barang wajib di dalam tas.


  1. Lip cream

Karena aku nggak suka ribet tapi pengen tetap cantik, aku cuma bawa si lip cream ini sebagai perwakilan make up agar membuat penampilan ku tetap on.

Bentuk lip cream yang selalu mungil membuat ku mudah menyelipkannya di dalam tas. Jadi nggak ada alasan buat nggak membawa si lip cream.


  1. Hand Sanitizer

Namanya sekarang musim pandemi yah, sebagai bentuk pencegahan dari covid-19 aku mengupayakan agar selalu memasukkan hand sanitizer ke dalam tas. Antisipasi aja kalau kita mau pergi ke suatu tempat tapi nggak ada tempat cuci tangannya. Mari mulai menerapkan kebiasaan baru.


Segitu aja sih barang wajib yang ada di tas ku. Sedikit ya? Iya, karena aku sukanya simpel dan nggak mau ribet. Hehehe. Sekian dulu ya postingan hari ini. Sampai bertemu di postingan besok.


My 5 Bucket List


Yeay, kita sudah memasuki tema menulis di minggu kedua. Hari ini aku akan bercerita tentang 5 tempat liburan favorit.

Eh, apa tadi tempat liburan favorit?


Hm, aku jadi berkecil hati. Selama 22 tahun hidup di dunia, bisa dihitung jari berapa kali aku liburan keluar kota. Sekalinya libur keluar kota pun paling mentok ke Banjarmasin. Tapi pernah juga sih, sekali ke salah satu kota di provinsi tetangga. Udah gitu doang, selain itu nggak ada. Bahkan sampai hari ini aku belum pernah menginjakkan kaki keluar dari Pulau Kalimantan.


Makanya aku seneng banget kalo liat video youtube orang yang lagi traveling, biar ikut jalan-jalan online juga ceritanya. Selain itu aku juga suka baca buku yang isinya tentang kisah traveling. Aku jadi bisa bayangin rasanya jadi dia, melihat semuanya dengan sudut pandang yang disajikan si penulis. Aku seperti merasakan jadi dia.


Terutama saat aku baca buku Bucket List-nya Pandu Waskitha aka Backpacker Tampan tentang perjalanannya keliling negara di Asia Tenggara dan ke India dengan budget yang minim. Itu bikin aku speechless banget, aku kayak mikir, ada ya orang seberani itu?


Aku jadi membenarkan kata Bung Fiersa Besari, semua orang punya uang, semua punya waktu, tapi nggak semua orang punya keberanian.


Jadi ya begitulah, karena minimnya cerita ku tentang tempat liburan dan terinspirasi juga dari buku Bucket List, maka di tema kali ini aku akan membahas tentang top 5 bucket list tempat liburan impian yang semoga saja suatu saat akan terkabul. Aamiin. 


Pertama, Gunung Bromo

Kalau ngeliat postingan orang-orang, kayak mudah gitu mereka kesini ya. Aku juga pengen banget kesini dan yang paling ku ingin itu ngeliat sunrise di Gunung Bromo. Aku pengen banget ngerasain sensasi melihat matahari terbit langsung. Ya setelah selama ini aku selalu melewatkan terbitnya matahari karena bangun kesiangan wkwk

Selain itu aku juga pengen ke Jatim Park dan tempat wisata lain di Malang. Apapun yang seru disana, aku pengen kesitu.


Kedua, Lombok

Aku masih belum punya tempat spesifik untuk didatangi sih. Yang aku tahu, aku cuma pengen ke pantai dan Lombok punya banyak pantai cantik, makanya aku pengen kesana. Teman-teman punya rekomendasi pantai cantik di Lombok? Atau ada lagi wisata pantai cantik selain di Lombok? Mari bertukar cerita di kolom komentar ya.


Ketiga, Bandung & Yogyakarta

Pengen ke Bandung karena mau lihat kebun teh, terus ke Observatorium Boscha, ke peternakan susu, liburan ala pedesaan pokoknya.

Terus aku juga pengen ke Yogyakarta, pengen lihat Candi Borobudur, Gunung Merapi, dan tempat ikonik lain disana.


Keempat, Korea Selatan

Aigoo, siapa yang pengen kesini gara-gara sering nonton kdrama? Cung tangan!

You are not alone, karena aku juga jadi terobsesi pengen kesini. Kemana aja deh terserah, asal ke Korea Selatan. Eh tapi jangan gitu juga sih ya, nanti malah terdampar ke daerah terpencilnya baru tahu rasa wkwk

Nanti lah aku cari lagi untuk spesifiknya, sementara Korea Selatan udah masuk dalam Top 5 Bucket List ku.


Kelima, Jepang

Negeri asal Doraemon dan Chibi Maruko-chan ini udah jadi bucket list ku dari lama banget. Kenapa pengen kesana? Ya nggak lain karena pengen ke Taman Doraemon. Terus aku juga pengen ke Disneyland Jepang dan nggak lupa mau lihat Gunung Fuji secara langsung juga. Aih, semoga bisa terwujud.


Sebenarnya masih ada banyak tempat liburan impian yang pengen aku kunjungin, tapi yang paling pengen ya ke-5 itu dulu. Semoga bisa terwujud yah. Menurut ku dalam traveling ini kita nggak cuma modal duit dan waktu, tapi juga mental dan keberanian. Saat kita mampu menaklukan itu semua, u can do it.


Sekian dari aku, sampai bertemu di postingan besok!