Yayy!!
Postingan pertama
aku yang diikutsertakan dalam blog collab FBB Kolaborasi bersama member komunitas fbb
lainnya. Seneng banget bisa resmi jadi bagian dari komunitas ini dan bisa ikut FBB Kolaborasi bulan ini.
Tema blog collab
bulan ini adalah hari buah seduniaaaaa...
Oke, aku terlalu
bersemangat.
Begitu tau temanya
tentang hari buah, pikiran aku langsung melayang flashback sama acara waktu SMP
kelas satu dulu, sekitar tahun 2011. Semester pertama.
Jadi waktu itu, di
Tanjung lagi musim buah. Buah-buahan lokal khususnya, seperti rambutan,
langsat, manggis, durian, kasturi –sejenis buah mangga tapi bentuknya lebih
kecil- dan masih banyak banget lainnya. Jumlahnya pun sangat melimpah, sehingga
kalo dijual pun orang nggak berani ngasih harga tinggi. Banyak saingan soalnya.
Melihat melimpahnya
buah-buahan lokal, sekolah ku inisiatif mengadakan acara kreasi menyusun buah
lokal agar terlihat menarik. Masing-masing kelas wajib membuat kreasi dari
buah-buahan lokal.
Kelas ku nggak mau
kalah. Kita udah bikin konsep yang terstruktur, pokoknya harus beda dari yang
lain. Katanya kalo menang dijanjikan hadiah misterius loh. Kita makin excited.
Mulai dari
menggalang dana dan ngambil buah di rumahnya temen ku yang punya kebun, belanja
belanja keperluan kecil untuk mempercantik kreasi kita nantinya. Kelas ku
optimis menang.
Tapi saat sudah
hari H, banyak drama yang terjadi. Konsep yang kita bikin ternyata nggak
semudah yang dibayangkan. Tadinya kita mau bikin buah yang disusun menyerupai
piramida buah, atau paling nggak biar keliatan kayak tumpeng buah deh.
Eh ternyata susah.
Berkali-kali buahnya hancur tak tersusun, sementara waktu berjalan terus,
penyebabnya stok buah yang kami punya ini nggak mencukupi ekspektasi pemirsa.
Seberapapun kerasnya mencoba untuk membangun lagi, tetap saja tumpengnya ini
nggak mau kokoh berdiri.
Ku lihat kelas lain
sudah setengah jalan, kelas kami masih belum terbentuk apa-apa. Keadaan mulai
kalut.
Ditengah kekalutan
tersebut, wali kelas ku datang memberi sebuah pencerahan setelah kami terjebak
dalam kegelapan. Persis kayak cahaya dari pintu keluar bioskop yang baru
selesai tayang.
Beliau menyarankan
sebuah ide brilian. Buahnya ditempelin di batang pisang biar dia bisa berdiri
kokoh. Dengan langkah sigap, siswa cowok langsung mencari batang pisang di
hutan belakang sekolah. Sementara beberapa siswa cewek membeli beberapa lidi
kecil untuk menyatukan buah tersebut ke batang pisang.
Nggak butuh waktu
lama, kreasi kami pun jadi. Emang bener-bener berbeda dari kelas lainnya. Kami
patut berbangga hati.
Dasar emang kelas
sombong. Sok berbangga hati duluan, eh ternyata nggak masuk dalam list
pemenang. Hahahaha
Kreasi kami mungkin
emang paling beda sendiri, tapi ternyata nggak termasuk dalam kriteria
penilaian panitia. Mungkin kalo penilaiannya memasukkan kategori kreasi buah
paling absurd, tentu kelas ku pemenang utamanya.
Meski begitu, kami
nggak kecewa. Toh ternyata hadiahnya cuma peralatan bersih bersih wkwkwk
Eits, yang
terpenting setelah acara itu selesai, kita bisa nyicipin buah buah tersebut.
Kyaaaaaa, ini momen yang paling ditunggu-tunggu daritadi.
Aku tersenyum kecil
mengingat kejadian itu. Rindu sekali.
Sekarang aku hanya
bisa mengingat cerita dibaliknya melalui foto ini.
Maafkan pemirsa.
Muka teman-teman ku
sengaja ku tutupin biar mereka nggak terkenal. Ehm, maksud ku ini foto aib.
Nggak baik ngeshare aib orang lain, makanya kalian fokusnya ke buahnya aja.
Sekian dulu yang
bisa aku ceritakan disini, semoga bisa berpartisipasi kembali dalam blog collab FBB Kolaborasi
bulan depan. See you:)





